Milad Muhammadiyah 108 Sebagai Ajang Temu Kangen Saat Pandemi

- Editorial Team

Rabu, 18 November 2020 - 15:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Resepsi milad ke-108 Muhammadiyah tahun ini tampil beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung, resepsi milad digelar secara virtual via zoom yang diikuti keluarga besar Muhammadiyah dari unsur pimpinan pusat, wilayah, daerah, cabang, ranting se-Indonesia, plus cabang istimewa yang tersebar di berbagai belahan dunia.
Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik me-relay resepsi virtual itu dari Gedung Dakwah Muhammadiyah (GDM) Gresik, Jl. Raya Permata No. 7 di kawasan Perumahan Bunder Asri, Rabu (18/11/2020) siang. Acara yang tetap menerapkan protokol kesehatan ini juga daikses oleh seluruh jajaran pimpinan cabang dan ranting, serta pengelola amal usaha Muhammadiyah (AUM) sekabupaten Gresik.


Sebelum tersambung langsung ke resepsi virtual yang dihelat Pimpinan Pusat Muhammadiyah, PDM Gresik mengawali acara dengan menyuguhkan beberapa lagu elegi dan musikalisasi puisi yang dibawakan oleh kader Aisyiyah yang kenyang dengan dunia panggung, Sri Wahyuni. Dalam kesempatan ini Bu Yun, sapaan akrab Sri Wahyuni, duet dengan Kepala SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) yang juga Sekretaris Lembaga Seni Budaya dan Olahraga (LSBO) PDM Gresik, A.H. Nurhasan Anwar dan beberapa crew-nya.
Sementara Ketua PDM Gresik, Taufiqulloh A. Ahmady menyempatkan diri menyapa –secara virtual– satu per satu peserta nonton bareng (nobar) resepsi milad ke-108 yang dihelat di masing-masing PCM, PRM, dan sejumlah AUM di berbagai daerah di Gresik. Dari data yang masuk ke panitia dan sempat berinteraksi langsung dengan ketua PDM, hampir seluruh cabang menggelar nobar ini, termasuk salah satu cabang di pulau Bawean, yakni cabang Sangkapura.

Baca Juga :  Karang Taruna Ngemboh Barbagi Kasih


Selanjutnya, sebagai pengantar sebelum tersambung ke milad virtual yang digelar PP Muhammadiyah, Taufiq mengingatkan pentingnya hidup bersih dan sehat sebagaimana ditetapkan dalam protokol kesehatan. Sebagai Muslim, tandas Taufiq, sebenarnya hidup bersih itu tidak asing. Sebab, Islam memang mengajarkan hidup bersih, yang dikenal dengan ajaran thaharah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


“Apa yang dijalankan dalam protokol kesehatan di masa pandemi ini, seperti cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker, juga jaga jarak (physical distancing), itu baru sebagian dari ajaran thaharah dan baru bersifat hissiyah, yaitu penyucian secara fisik,” ujarnya.


Ia menambahkan, dalam Islam penyucian atau kebersihan secara fisik itu belumlah cukup. Masih ada lagi, yakni thaharah maknawiyah. Maksudnya, penyucian diri yang bersifat batiniyah, misalnya membersihkan hati dari kesyirikan, amalan zikir dan doa untuk memohon segera dijauhkan dari pandemi, dan meninggalkan perilaku tercela baik dalam bentuk perkataan (verbal) seperti saling caci maki dengan orang lain, maupun perbuatan (nonverbal) seperti menghindari hal hal yang bukan menjadi hak miliknya lalu diambil. Intinya, lanjut Taufiq, thaharah maknawiyah itu menghindari perilaku yang tercela.

Baca Juga :  Alumni MII Bagi Takjil Gratis


Taufiq juga menyinggung tentang perlunya kewaspadaan di masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhirnya. Sebab, kata dia, perkembangan pandemi di Gresik relatif fluktuatif. Dikatakan, saat ganas-ganasnya, Gresik sempat berstatus merah bersama Kota Surabaya dan Sidoarjo. Selanjutnya, secara berangsur membaik jadi oranye, lalu kuning dan kini kembali ke posisi oranye.


Mengutip data Tim Satgas Covid-19, Taufiq mengemukakan, selama periode Februari – pertengahan November, di Gresik tercatat 3.608 orang terindikasi positif Covid-19. Dari jumlah itu, 3.250 pasien dinyatakan sembuh dan meninggal dunia 328 orang.
“Kita banyak kehilangan tokoh penting di Gresik ini selama masa pandemi, termasuk dari kalangan Muhammadiyah. Karena itu, mari terus meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati,” pesannya seraya menambahkan, protokol kesehatan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu
Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI
Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI
Dapur Saji, Cara Baru Membaca Gresik dari Ingatan Warga
KAJ Jatim Nilai Polrestabes Tak Profesional Tangani Kasus Jurnalis
KWGe Bagikan Daging Kurban ke Warga Gresik
Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:35 WIB

Dispendukcapil Gresik Akan Buka 7 Layanan Adminduk di Festival Nasi Krawu

Senin, 22 Juni 2026 - 16:10 WIB

Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:17 WIB

Teater KWGe Akan Guncang Festival Tumpeng Nasi Krawu Rekor MURI

Selasa, 16 Juni 2026 - 14:09 WIB

Dapur Saji, Cara Baru Membaca Gresik dari Ingatan Warga

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:12 WIB

KAJ Jatim Nilai Polrestabes Tak Profesional Tangani Kasus Jurnalis

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Gresik Petakan Kemampuan Ibadah dan Tahsin Guru

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tanamkan Jiwa Wirausaha, IPM MTs Muhammadiyah 7 Pantenan Gelar Bazar

Kamis, 25 Jun 2026 - 04:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

Akhirussanah Muhammadiyah Mojopetung Meriah Sehari Penuh

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:35 WIB