Seluruh guru dan karyawan SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik atau Spemdalas mengikuti kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin Tahun 2026, Senin (23/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di sekolah mulai pukul 08.30 WIB itu menjadi bagian dari persiapan memasuki tahun ajaran baru 2026/2027.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Kepala Sekolah Bidang Ismuba Spemdalas, Ain Nurwindasari, mengatakan kegiatan tersebut rutin digelar setiap tahun. Sekolah mengadakan mapping untuk mengetahui kemampuan guru dan karyawan dalam membaca Al-Qur’an serta praktik ibadah.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan kemampuan guru dan karyawan dalam membaca Al-Qur’an serta memastikan tata cara wudu sudah sesuai tuntunan Rasulullah. Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas ibadah seluruh guru dan karyawan Spemdalas,” ujarnya.
Kegiatan diawali dengan mapping ibadah berupa praktik wudu. Seluruh ustaz dan ustazah bergegas menuju Masjid Taqwa Spemdalas untuk mengikuti penilaian.
Sekolah menugaskan penguji dari guru internal. Para penguji sudah menerima daftar peserta sehingga proses penilaian dapat berjalan tertib di tempat wudu putra maupun putri.
Dalam praktik wudu, penguji menilai beberapa aspek. Di antaranya membaca basmalah, mencuci tangan, berkumur dan istinsyaq, membasuh wajah, membasuh tangan, mengusap rambut dan telinga, membasuh kaki, tertib, serta membaca doa.
Ain berharap kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin dapat meningkatkan kualitas ibadah guru dan karyawan. Ia juga ingin seluruh pendidik dan tenaga kependidikan Spemdalas mampu menjadi teladan bagi siswa.
“Semoga seluruh guru dan karyawan semakin baik bacaan Al-Qur’annya, semakin benar ibadahnya, dan dapat menjadi teladan bagi siswa dalam pembiasaan ibadah sehari-hari,” tambahnya.
Sementara itu, untuk kegiatan tahsin, sekolah sengaja menghadirkan penguji dari luar sekolah. Langkah ini dilakukan agar penilaian terhadap peserta lebih objektif.
Teknis mapping tahsin dilakukan di ruang kelas yang telah ditentukan. Peserta dipilih secara acak, kemudian munaqisy meminta peserta membaca ayat Al-Qur’an untuk dinilai.
Setelah selesai mengikuti ujian, peserta diperbolehkan meninggalkan ruang kelas dan melanjutkan tugas masing-masing.
Kegiatan Mapping Ibadah dan Tahsin berlangsung lancar sejak pagi hingga siang. Melalui kegiatan ini, Spemdalas berharap guru dan karyawan semakin bersemangat memperbaiki bacaan Al-Qur’an dan meningkatkan kualitas ibadah.
Post Views: 14












