Ibu-Ibu Aisyiyah Sidayu Bikin 1500 Bungkus Nasi Untuk Korban Banjir Gresik Selatan

- Editorial Team

Sabtu, 2 Januari 2021 - 00:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1500 bungkus nasi dari ibu-ibu Aisyiyah Sidayu dibagikan ke warga yang kebanjiran akibat luapan kali Lamong di 2 Kecamatan balong panggang Benjeng dan Cerme Gresik untuk makan sore. Jumat (1/2/21)

Aksi sosial ini dilakukan oleh angkatan muda Muhammadiyah (AMM) bekerjasama dengan ibu-ibu Aisyah Kecamatan Sidayu.

Koordinator aksi sosial untuk korban banjir AMM Kecamatan Sidayu Zainuri menjelaskan bahwa aksi sosial AMM Sidayu merupakan solidaritas serta membangun semangat filantropi bagi warga masyarakat terutama di Sidayu.
“Bagi kami musibah yang dirasakan warga Gresik selatan merupakan keprihatinan kami, dan kami berusaha menjadi bagian yang meringankan beban mereka” ujar Zainuri yang juga aktifis Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kec Sidayu.
Dari hasil donasi yang dikumpulkan oleh AMM Sidayu dalam waktu singkat terkumpul
1500 bungkus nasi, uang Rp 12 000 000, minyak goreng 20 bungkus, mie instan 30 dos, beras 7 sak dan puluhan pakaian layak pakai.
“Semua hasil donasi kita salurkan ke warga terdampak melalui Muhammadiyah Disaster management Center (MDMC) yang berada di Balongoanggang, Benjeng dan Cerme” terang Zainuri.

Zainuri juga berterimakasih kepada ibu-ibh Aisyiyah kecamatan Sidayu yang langsung merespon aksi sosial tersebut.
” Kami berterima kasih kepada ibu-ibu Aisyiyah Sidayu yang menyiapkan nasi untuk makan sore warga terdampak” ujar Zainuri.

Baca Juga :  Wartawan Gresik Lakukan Test Urine

Koordinator AMM Sidayu, Muh. Amri Mukhtarifin berterimakasih atas jerih payah generasi Muhammadiyah di Sidayu.

Baca Juga :  Tuntut BBM Turun Mahasiswa Minta DPR Gunakan Hak Interplasi

“Alhamdulillah AMM Sidayu Kompak, rapat sekali langsung bergerak dan ibu-ibu Aisyiyah juga merespon dengan dengan, bagi kami ini adalah ladang dakwah” jelas Aam, panggilan ketua PC Pemuda Muhammadiyah Kec Sidayu ini.

Sementara itu Muhamadiyah melalui MDMC telah membuat pos koordinasi (Poskoor) di Balongpanggang dan Benjeng. Potensi lokal yang bergerak di Poskoor diantaranya Lazismu, Kokam, IPM, NA, Aisyiyah dan tapak suci. (Tik)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB