Wirausahawan Muslim Harus Mampu Membaca Peluang Era Digital

- Editorial Team

Kamis, 11 Februari 2021 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekolah Tinggi Islam Darrutaqwa (STAIDA) Gresik. Rabo (10/02/2021) mengadakan workshop lewat Webinar terkait Peluang Ekonomi Syariah di era digitalisasi.

Kegiatan ini adalah bagian dari pemberdayaan ekonomi khususnya prodi ekonomi Syariah Staida Gresik.

Webinar ini juga menghadirkan narasumber Dr. Ahsania Hendratmo SE, M.Si Dosen Ekonomi Syariah FEB Unair dan Direktur Lembaga Inkubator Bisnis Unair.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT


Ahsania Hendratmo mengatakan, Peluang bisnis diera digital dan global adalah bagaimana peluang ekonomi Yang tidak ribet, bisa memberikan solusi pada seseorang atau pada dirinya contoh gojek, Nujek. ” Melalui Aplikasi seperti itu dengan cepat bisa memberikan nilai kepuasan bagi pengguna. “Katanya

Ditambahkan, Peluang bisnis diera digital harus bisa memberikan inovasi dan strategi Yang bisa membaca peluang pasar.” Ya kadang kita mengikuti trend Bisnis besar awalnya oke berjalan tapi Lama kelamaan bisnis tersebut kolaps. ” Maka sebelum bisnis tersebut ambruk kita sudah punya peluang ekonomi Yang masif dan menjanjikan. ” Jelas Dr. Nia

Baca Juga :  HUT SI Pabrik Gresik Digelar Sederhana

Sebagai Pegiat dan insan akademis ekonomi Islam tentu harus bisa membaca peluang wirausaha yang Islami, kendatipun semangat dan etos kerja
bagian dari sunnatullah sebagimana sabda Rasul sesungguhnya Allah mencinta mu’min yang berkarya, namun wirausaha muslim juga harus memperhatikan 3 hal ini dalam berbisnis, yaitu kehalalan, thayyib, dan barakah.” Kata Dr. Syifaul Qulub Rektor Staida Gresik dalam paparannya.

Dia menambahkan, sebagai rasa syukur atas peluang dan kesempatan pengusaha muslim selalu berupaya meningkatkan produktifitasnya baik secara lahir maupun bathin,termasuk halal dan Toyyib fizdatihi dan Fi Wasailihi.

Wirausaha muslim di Era digital menciptakan peluang pasar yang terbuka lebar, sehingga seorang pengusaha muslim dapat memperluas jalur distribusi.

Baca Juga :  Petrokimia Gresik Salurkan Bantuan untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi di NTT

“Dagangannya ke banyak negara, tidak terbatas pada satu lokasi saja. Maka ditengah pandemi ini peluang dan kesempatan harus kita ambil sebagai peluang ekonomi. ” Uangkap Syifaul Qulub.

“Diera digitalisasi harus kita gunakan sebaik-baiknya untuk peluang ekonomi kreatif dengan membranding produk untuk kita publish kepada khalayak masyarakat. ” Jelasnya.(10/2/2021)

Dengan demikian wirausaha Muslim dengan konsep Himmatul Amal (etos kerja tinggi) Kafa’ah (peningkatan kwalifikasi diri) dan Amanah (terpercaya).

“Harapanya dengan Workshop Webinar ini semoga berkontribusi pada civitas akademika dan masyarakat secara umum. Dan selanjutnya ada tindak lanjut untuk peluang ekonomi serta pengembanganya di era digital ini. Khusus mahasiswa di jurusan ekonomi syariah.”Pungkas Gus Afuq. (Syafik/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Berita ini 113 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:40 WIB

FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas

Rabu, 30 September 2026 - 00:58 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Berita Terbaru

Muhsin Budiono - Pengamat Energi. 
Kepala Bidang Media & Komunikasi FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu)

BISNIS

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Okt 2026 - 16:57 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:00 WIB

sekolah

Purnabakti ASN SD Benjeng Dilepas Budaya Gatotkaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 14:42 WIB