Nelayan Campurejo Meradang BBM Untuk Nelayan Selalu Kosong

- Editorial Team

Jumat, 23 September 2022 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BBM nelayan

BBM nelayan

Lama tidak ada kejelasan beroperasinya SPBU Nelayan di Campurejo dan harga BBM Solar naik dan langka membuat nelayan Campurejo Panceng unjuk rasa.

Sejak pagi, para nelayan berkumpul di dermaga perahu. dan menyuarakan aspirasi kepada pihak berwenang.

beberapa nelayan membawa poster bertuliskan bernada protes seperti ‘Solar Langka, Nelayan Sengsara’ lalu ada pula ‘Kami Butuh Solar, Tak Butuh Janji’ dan ‘Hidup Kami Susah, Jangan Dipersusah’.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tolong kami, sampai kapan kami begini, kami butuh solar untuk melaut. Kami butuh solusi,” teriak salah satu nelayan di atas perahu pada Jumat (23/9/2022).

Kondisi kesulitan solar ini sudah sekitar tiga bulan lalu. Namun, sejak pemerintah menaikkan harga BBM, keberadaan solar malah sulit didapatkan nelayan.

“Sejak BBM naik tiga mingguan ini solar semakin sulit didapatkan,” tambah Ketua Rukun Nelayan Campurejo, Muzi.

Muzi juga kecewa dengan belum beroperasinya SPBU Nelayan yang kini dikelolah PT Gresik Migas yang katanya akhir Agustus sudah beroperasi namun hingga kini gedungnya masih terkunci.

Setelah menyampaikan orasi, perwakilan nelayan didampingi pengurus Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) dan BPD Campurejo mendatangi SPBU Banyutengah. SPBU ini yang paling dekat dengan tempat tinggal nelayan.

Baca Juga :  PYCH Bantu Pemasaran Produk Peternakan Ayam Petelur Binaan PMI

Mereka melakukan audiensi, nelayan juga menanyakan jatah solar yang seharusnya didistribusikan ke nelayan. Dia mengaku, nelayan Campurejo selalu kehabisan stok. Padahal pengiriman dari Pertamina lancar.

“Solar langka sudah lama, betul-betul terasa tiga mingguan setelah BBM naik,” imbuhnya.

Dari hasil audiensi selama dua jam, nelayan bersepakat dengan SPBU untuk memperbaiki distribusi solar ke nelayan. Mereka dijatah 4 KL (4Ton) ribu per hari.

“Alhamdulillah sudah ada ACC, MoU antara nelayan dan pihak SPBU, semoga terlaksana,” terangnya.

Muzi menjelaskan, ada sekitar 300 nelayan Campurejo yang menggantungkan hidup dari melaut. Dia berharap, demo kali ini ada hasilnya. “Sehingga nelayan tak kesulitan solar lagi,” tambah dia.

Informasi yang didapat di lapangan, jatah solar subsidi yang diberikan pertamina ke SPBU Banyutengan ada 24 KL (24 Ton). Nah, separuh yakni 12 KL (12 Ton) diklaim sudah tersalur ke nelayan. Pengiriman setiap dua hari sekali

Jika memang ada 12 Ton tersalurkan seluruhnya ke nelayan, maka nelayan tidak akan kekurangan solar. Jika dihitung, kebutuhan nelayan hanya 4 Ton.

Lalu sisanya kemana? informasi terpercaya menyebut jatah solar nelayan juga dipakai untuk industri di sekitar. Hal itu sudah tak jadi rahasia umum.

Baca Juga :  Petinggi AJB Bumiputera 1912 Ajukan Diskon Haircut Klaim Ke OJK

Sementara itu, Pengawas SPBU Banyutengah, Ainur Rofiq mengklaim selama ini jatah solar subsidi sudah tersalurkan ke nelayan.

“Jadi untuk nelayan ada 4 KL atau 4 Ton per hari. Agar tepat sasaran, nelayan diwajibkan memiliki NIB,” ujarnya sambil menjelakan sejak harga naik, memang ada sedikit keterlambatan pengiriman dari Pertamina.

Selain nelayan, SPBU Banyutengah juga melayani pembelian solar untuk truk-truk besar yang melewati jalur Pantura. Jadi, di SPBU bukan hanya untuk nelayan.

“Separuh untuk nelayan, separuh untuk umum ya bisa truk-truk itu,” imbuhnya.

Ketika ditanya adanya pembelian diatas 200 liter dengan memakai kendaraan roda tiga (Tossa), Ainur tak menampik. Bahkan membenarkan. Dia pun melayani.

“Namun, saat ini dia tidak melayani pembelian sebanyak itu, Paling banyak hanya 120 liter solar. Aturan itu baru kami buat empat hari lalu,” jelasnya.

Sementera itu Direktur umum PT Gresik Migas Mohammad Syaikhu saat dikonfirmasi mengaku pihaknya terus melakukan koordinasi dengan beberap pihak terkait BBM untuk nelayan, menurutnya akhir bulan September izin sudah keluar.

“Insyaalah infonya minggu depan izinnya sudah keluar,” ujar Syaukhu singkat. (tiko)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi
Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal
Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?
Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah
InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik
Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:21 WIB

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31 WIB

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:23 WIB

Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:04 WIB

Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Pengisi Acara Tampil Memukai dalam Pelepasan Siswa SD Almadany

Rabu, 10 Jun 2026 - 21:55 WIB

Muhammadiyah Gresik

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Harapan di Ujung Keraguan – Girimu

Rabu, 10 Jun 2026 - 03:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:52 WIB