Pabrik Foil Tembaga RI Berada di Gresik Rencananya Pekerja Lokal 95%

- Editorial Team

Rabu, 21 Juni 2023 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan pabrik foil tembaga di Gresik, Jawa Timur telah resmi dimulai dengan melakukan groundbreaking yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foil tembaga merupakan salah satu bahan baku penting dalam produksi baterai lithium.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pabrik ini menjadi pabrik pertama di Indonesia. “Pabrik yang kita groundbreaking hari ini adalah pabrik foil tembaga pertama di Indonesia dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Luhut seperti yang dikutip dalam video YouTube Sekretariat Presiden, pada Selasa (20/6/2023).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Luhut juga menyebut bahwa Indonesia berhasil mengungguli Vietnam dan Amerika Serikat dalam persaingan pembangunan pabrik foil tembaga ini. Para investor sebelumnya memiliki beberapa pilihan lokasi untuk membangun pabrik, namun Indonesia berhasil menjadi pilihan utama mereka. “Kita berhasil mengalahkan Vietnam, Meksiko, Amerika Serikat, dan Hungaria dalam pemilihan lokasi ini, karena mereka memiliki alternatif lain,” jelasnya.

Investasi untuk proyek ini mencapai US$ 850 juta dengan kapasitas produksi sebesar 100 ribu ton. Luhut melanjutkan bahwa foil tembaga ini diproduksi dari bahan baku katoda tembaga yang berasal dari smelter PT Freeport Indonesia.

“Target untuk mencapai operasi komersial adalah pada bulan Mei 2024, yang juga sejalan dengan selesainya smelter Freeport. Oleh karena itu, proyek smelter Freeport tidak boleh mengalami keterlambatan,” tambahnya.

Baca Juga :  Jalan Liku Buruh PT GMCP Mendapatkan Hak Normatif

“Dari tahap groundbreaking hingga operasi komersial, proyek pembangunan foil tembaga ini diharapkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari 12 bulan. Hal ini akan mencatatkan rekor sebagai pembangunan proyek foil tembaga tercepat di dunia,” tutupnya.

Jumlah pekerja yang diserap mulai ground breaking hingga operasi komersial adalah 1950 orang dan 95% adalah pekerja lokal dan akan dilatih di Tiongkok selama 3 sampi 5 bulan. (Tik)

Pabrik foil tembaga RI berada di Gresik Rencananya Pekerja Lokal 95%

Pembangunan pabrik foil tembaga di Gresik, Jawa Timur telah resmi dimulai dengan melakukan groundbreaking yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Foil tembaga merupakan salah satu bahan baku penting dalam produksi baterai lithium.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pabrik ini menjadi pabrik pertama di Indonesia. “Pabrik yang kita groundbreaking hari ini adalah pabrik foil tembaga pertama di Indonesia dengan kapasitas terbesar di Asia Tenggara,” ungkap Luhut seperti yang dikutip dalam video YouTube Sekretariat Presiden, pada Selasa (20/6/2023).

Luhut juga menyebut bahwa Indonesia berhasil mengungguli Vietnam dan Amerika Serikat dalam persaingan pembangunan pabrik foil tembaga ini. Para investor sebelumnya memiliki beberapa pilihan lokasi untuk membangun pabrik, namun Indonesia berhasil menjadi pilihan utama mereka. “Kita berhasil mengalahkan Vietnam, Meksiko, Amerika Serikat, dan Hungaria dalam pemilihan lokasi ini, karena mereka memiliki alternatif lain,” jelasnya.

Baca Juga :  Semen Indonesia Gelontor 2 Ribu peket Sembako Untuk Korban Banjir Gresik

Investasi untuk proyek ini mencapai US$ 850 juta dengan kapasitas produksi sebesar 100 ribu ton. Luhut melanjutkan bahwa foil tembaga ini diproduksi dari bahan baku katoda tembaga yang berasal dari smelter PT Freeport Indonesia.

“Target untuk mencapai operasi komersial adalah pada bulan Mei 2024, yang juga sejalan dengan selesainya smelter Freeport. Oleh karena itu, proyek smelter Freeport tidak boleh mengalami keterlambatan,” tambahnya.

“Dari tahap groundbreaking hingga operasi komersial, proyek pembangunan foil tembaga ini diharapkan dapat diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari 12 bulan. Hal ini akan mencatatkan rekor sebagai pembangunan proyek foil tembaga tercepat di dunia,” tutupnya.

Jumlah pekerja yang diserap mulai ground breaking hingga operasi komersial adalah 1950 orang dan 95% adalah pekerja lokal dan akan dilatih di Tiongkok selama 3 sampi 5 bulan. (Tik)

sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 43 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

Berita Desa

UPZ Lowayu dan Klinik Annahdlah Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:05 WIB

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB