Warga Muhammadiyah Harus Menghitung Cermat Dukungan Suara Saat Pileg 2024

- Editorial Team

Minggu, 19 November 2023 - 13:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muhammadiyah harus menghitung dengan cermat kepada siapa dukungan suara pada Pemilu legislatif mendatang, karena bila salah, bisa menghilangkan keterwakilan Muhammadiyah di parlemen dan sangat merugikan.

“Monggo siapapun yang berkompetisi di legislatif silahkan bermain dengan baik. Dukunglah yang bapak ibu yakini akan mendapatkan suara yang bisa mengantarkan duduk di parlemen sebagai wakil kita, dukunglah secara pribadi bukan atas nama organisasi”

Demikian pernyataan Prof Biyanto sekretaris pimpinan wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dalam tausiyah pengukuhan majelis lembaga dan ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se Kecamatan Sidayu. Di aula SMA Muhammadiyah 4 Sidayu, Ahad (19/11/2023).

Hal yang sama juga berlaku untuk pemilihan Bupati walikota dan gubernur yang akan berlangsung pada tahun yang sama.

“Di salah satu kabupaten di Jawa Timur pernah ada pimpinan daerah Muhammadiyah yang terang-terangan mendukung salah satu calon bupati dan yang didukung ternyata kalah, maka efek negatif yang diterima Muhammadiyah sangatlah besar, beberapa AUM mengalami kesulitan izin dan tenaga hingga AUM yang berbentuk rumah sakit  terpaksa dijual, sehingga ini menjadi pelajaran kita bersama untuk tidak memberikan dukungan secara organisasi kepada siapapun. Kita akan menjaga jarak yang sama.” Jelas Biyanto.

Baca Juga :  GP Ansor Datangi Mapolres Terkait Maraknya Miras Di Gresik Selatan

Terkait personil pimpinan maupun warga Muhammadiyah secara pribadi silahkan untuk menyalurkan aspirasinya, namun secara organisasi Muhammadiyah tetap pada pendiriannya menjadi organisasi kemasyarakatan yang tidak kemana-mana dalam urusan politik praktis. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB