Petrokimia Gresik Raih Apresiasi DPRD Gresik atas Kontribusi APBD dan Program Santri Makmur

- Editorial Team

Jumat, 24 Januari 2025 - 21:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petrokimia Gresik, perusahaan solusi agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, menerima apresiasi dari Komisi II DPRD Kabupaten Gresik atas kontribusinya dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta program unggulan Santri Makmur yang mendukung Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Apresiasi tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi II di Petrokimia Gresik beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi II DPRD Gresik, Wongso Negoro, menyebutkan bahwa keberadaan Petrokimia Gresik memberikan dampak positif yang besar bagi masyarakat Gresik. “Sebagai perusahaan yang berdiri di Kabupaten Gresik, Petrokimia Gresik telah banyak berkontribusi, termasuk dalam pembayaran pajak daerah dan pemanfaatan tanah, yang nilainya mencapai puluhan miliar rupiah,” ujarnya.

Selain itu, Wongso juga mengapresiasi program Santri Makmur, yang dianggap mampu mendukung kemandirian pangan nasional serta regenerasi petani muda dari kalangan santri. “Program ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Kami berharap program ini terus diperluas agar manfaatnya semakin dirasakan masyarakat,” tambahnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo, menjelaskan bahwa program Santri Makmur merupakan bagian dari Program Makmur, yang menjadi ekosistem pertanian terpadu dari hulu hingga hilir. Program ini melibatkan berbagai pihak, termasuk perbankan, lembaga penjamin, pemerintah daerah, dan offtaker.

“Di Jawa Timur, khususnya Gresik yang dikenal sebagai Kota Santri, kami mengajak para santri untuk berkontribusi dalam memajukan pertanian nasional. Melalui Santri Makmur, mereka dilibatkan sebagai pendamping petani binaan untuk mendukung ketahanan pangan,” jelas Dwi Satriyo.

Dalam periode 100 Hari Asta Cita, Petrokimia Gresik telah merealisasikan Program Makmur di lahan seluas 10.395 hektare, melibatkan sekitar 5.195 petani. Sebagian besar lahan tersebut tersebar di Jawa Barat, Jawa Timur, dan berbagai daerah lainnya, dengan komoditas utama berupa padi, tebu, bawang merah, kelapa sawit, dan jeruk nipis.

Baca Juga :  Harga Pupuk Turun 20 Persen, Petani Gresik Sumringah

“Melalui program ini, kami tidak hanya mendukung swasembada pangan, tetapi juga mencetak sumber daya manusia unggul di bidang pertanian dengan melibatkan pondok pesantren,” tandas Dwi Satriyo.

Terakhir, Dwi Satriyo mengucapkan terima kasih kepada Komisi II DPRD Gresik atas dukungan dan kolaborasi yang selama ini terjalin. “Kunjungan ini merupakan wujud nyata sinergi antara Petrokimia Gresik dan para pemangku kepentingan dalam mewujudkan visi Asta Cita. Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat keberlanjutan pertanian, kemandirian pangan, dan pembangunan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Penulis : Akhmad Sutikhon

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB