Awas Ada Penipu Ngaku Wartawan Serang Pejabat

- Editorial Team

Jumat, 11 Juli 2014 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Mulanya dering telepon berbunyi pada telepone genggam milik Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan, Yusuf Wibisono pada Kamis pagi kemarin. Namun karena nomer panggilan tidak dikenal, maka Yusuf tak segera menerima. Sampai beberapa kali akhirnya Yusuf mengangkat telepone tersebut. Terdengar suara seorang laki-laki yang mengenalkan diri bernama Yudi. Karena dia mengaku anggota Pers yang bertugas di Gresik, Yusuf mengingat-ingat nama itu. “Saya kan banyak kenal dengan teman-teman Pers” katanya saat mengadu ke Bagian Humas, Jum’at (11/7).
 
Dari percakapan telpon tersebut, orang yang mengaku bernama‘Yudi’ tersebut mengatakan bahwa temannya anggota Pers yang bernama Didik Purwanto sedang sakit Tumor di RS Dr. Sutomo Surabaya. Mendengar kabar tersebut Yusuf sempat kaget. Lalu Yusuf mengkonfirmasi ulang tentang orang yang bernama Didik tersebut. “Didik ketua Wartawan Gresik itu ?” tanya Yusuf spontan. Lalu ‘Yudi’ diseberang telepon membenarkan. “Benar pak” jawabnya meyakinkan.
 
Ternyata tak hanya sampai disitu, si penelepone menyambung dengan sms. “Ini, silahkan dilihat smsnya” ujar Yusuf sambil menyodorkan HP ke Kasubag Pemberitaan, Driatmiko Herlambang. Pesan pendek tersebut berbunyi, Tlg jenengan bantu sak mampunya mas Didik Pak M Yusuf Ansori kshn oprasi tumor otak di rs dr soetomo sby. Lwtkan no rek mas Didik sdri Pak, biar tau kluarganya. BCA. 0331609748 a/n Didik Purwanto. Tks byk Pak. Smg byk rejekinya. Amin. Slm dr rekan2 pers.bls.
 
Menurut Yusuf, setelah membaca sms tersebut memang ada rencana mau transfer, tapi karena sibuk maka rencana itu ditunda. Namun dari pihak penelepon sepertinya mengejar terus setelah dijanjikan mau ditransfer. Dia sampai menelepon sebanyak 41 panggilan dan sms sebanyak 37 sms. Dari 41 panggilan tersebut, 4 kali Yusuf sempat menerima panggilan tersebut. Dalam telepon maupun sms, dia menanyakan kapan di transfer ? apakah sudah ditransfer ?. Disinilah kecurigaan muncul. Maka Yusuf memastikan si penelepon tersebut adalah penipu.
 
Merasa usahanya gagal, si penelepon mengirimkan beberapa sms yang bernada kemarahan. Sms tersebut isinya menghujat, menyumpah-nyumpah dan melontarkan kata-kata kotor yang lain kepada Yusuf. Ternyata modus penipuan ini tak hanya dilakukan pada seorang Pejabat. Laporan yang sama juga disampaikan oleh Camat Duduksampaian Hari Syawaludin pada Kamis sore kemarin. “Modusnya sama, kalimatnya yang tertera pada sms juga sama. Saya yakin penipuan ini dilakukan oleh satu orang” ujar Kabag Humas Pemkab Gresik, Suryo Wibowo. Menyikapi laporan tersebut kabag Humas berjanji akan berkoordinasi dengan pejabat yang lain agar tak terjadi korban penipuan.
 
Sementara Sekretaris Komunitas Wartawan Gresik (KWG), Dedy Heriyanto menyatakan bahwa telepon ini jelas penipuan. “Saya meyakini ulah orang yang mengatasnamakan wartawan itu buka dilakukan oleh anggota KWG” katanya. Tentang nama Didik Purwanto yang disampaikan oleh penipu itu jelas buka Didik Hendriyono ketua KWG. “Hanya memanfaatkan kesamaan nama Didik, tapi yang jelas itu bukan Didik Hendriyono ketua KWG. Kalau Didik Hendriyono tidak sakit dan sangat sehat, karena kemarin ikut Buka Bersama dan ramah tamah dengan Manajemen PT. Pertamina PHE WMO”, ujar Dedy wartawan Kompas TV. (sdm)    
Editor: sutikhon

Baca Juga :  Mobil Dinas Pemkab Gresik Siap BBM Non Subsidi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga :  Gresik Luncurkan Desa Migran EMAS Pertama di Jatim
Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB