SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock

- Editorial Team

Senin, 23 Februari 2026 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mengambil peran aktif dalam percepatan pemulihan pascabencana banjir di Sumatra Barat. Perusahaan secara bertahap mengirimkan 36.000 bata interlock presisi guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat di Kampung Talang, Kecamatan Pauh, Kota Padang, yang terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyatakan bahwa dalam situasi pascabencana, masyarakat membutuhkan hunian yang aman dan layak dalam waktu cepat. Ia menjelaskan, bata interlock presisi merupakan solusi konstruksi yang presisi, kuat, dan mempercepat proses pembangunan huntap.

“Ini adalah bentuk nyata peran SIG dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak,” ujar Vita Mahreyni.Pelepasan pengiriman perdana dilakukan oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama SIG, Sigit Widyawan, serta jajaran Dewan Komisaris dan Direksi SIG, dan manajemen PT Semen Padang. Acara ini berlangsung di kawasan Pabrik Indarung PT Semen Padang, Sumatra Barat, pada Kamis, 12 Februari 2026.

Bata interlock presisi merupakan produk derivatif yang dikembangkan SIG sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kawasan permukiman yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Vita Mahreyni menegaskan:

“SIG berkomitmen mendukung pembangunan hunian yang terjangkau, berkualitas, dan berkelanjutan. Inovasi seperti bata interlock presisi menjadi bagian penting dalam menciptakan ekosistem perumahan nasional yang lebih tangguh terhadap bencana.”Pembangunan huntap menggunakan bata interlock presisi telah dimulai melalui kolaborasi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatra Barat bersama Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Lokasi ini menjadi titik awal penerapan teknologi tersebut bagi korban bencana.

SIG memastikan pasokan bata interlock presisi yang diproduksi melalui PT Semen Padang berada pada level yang memadai untuk mendukung program pembangunan huntap tersebut. Untuk tipe rumah 36, kapasitas pasokan mampu mendukung pembangunan hingga 120 unit huntap per bulan, dengan potensi distribusi tidak hanya di Sumatra Barat, tetapi juga ke wilayah Sumatra Utara dan Aceh.

Baca Juga :  Sampah Warga Sungonlegowo Gresik Dijadikan Briket

Sebelumnya, bata interlock presisi juga telah diaplikasikan pada sejumlah proyek percontohan, termasuk pembangunan rumah contoh tipe 36 di kawasan strategis nasional seperti Ibu Kota Nusantara (IKN), serta rumah contoh tipe 36 dan tipe 57 di Bambu Apus, Jakarta Timur. Hasilnya menunjukkan efisiensi waktu konstruksi dan kualitas bangunan yang optimal.

Vita Mahreyni menekankan bahwa aspek sosial dan lingkungan juga tidak luput dari perhatian SIG dalam menjalankan operasional perusahaan sebagai bentuk komitmen mewujudkan pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Ia menambahkan:

“Inovasi semen hijau SIG lebih rendah emisi karbon hingga 38% dibandingkan semen konvensional, serta memiliki tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) tinggi, lebih dari 90%. Dengan menggunakan semen hijau SIG, berarti turut berpartisipasi dalam upaya menurunkan emisi untuk menjaga kelestarian lingkungan dan di sisi lain mendukung kemajuan industri dalam negeri.”

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik
Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang
SIG Gelar RUPSLB, Ubah Anggaran Dasar dan Delegasi RKAP 2026
Bos PT BRN Tersangka Illegal Logging Mentawai
KSPPS NU Dukun Bidik Aset Rp 40 M, Fokus Transformasi Syariah
Komisi VII Desak Petrokimia Efisiensi Distribusi dan Harga Gas
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 18:21 WIB

SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock

Senin, 23 Februari 2026 - 18:08 WIB

Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:38 WIB

Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:59 WIB

Jelang Ramadan, Pasar Murah Pemprov Jatim Diserbu Warga Gresik

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:01 WIB

Nelayan Gresik Matrakim Hilang di Laut Usai Antar Penumpang

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

84 Siswa PKDA Spemutu Bagikan Takjil, Tanamkan Nilai Sosial

Senin, 23 Feb 2026 - 19:57 WIB

BISNIS

Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah

Senin, 23 Feb 2026 - 18:08 WIB

Muhammadiyah Gresik

Piwulange Guruku Sekolah Dhasar – Girimu

Senin, 23 Feb 2026 - 01:56 WIB