Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

- Editorial Team

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Industri kopi kekinian hadapi titik balik. Kopi Kenangan dan Janji Jiwa berjuang di tengah kejenuhan pasar dan berakhirnya era bakar uang.

Pemandangan antrean panjang di gerai kopi ikonik yang sempat menjadi simbol gaya hidup pada 2019 kini mulai memudar. Memasuki April 2026, ruko-ruko strategis di kota besar seperti Jakarta hingga Surabaya justru banyak terpasang papan pengumuman disewakan. Dua pemain besar, Kopi Kenangan dan Janji Jiwa, kini terjebak dalam perang promo demi menjaga kelangsungan arus kas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini menandai berakhirnya era “bakar uang” di industri kopi kekinian Indonesia. Berdasarkan analisis kanal LOGIKA PEBISNIS pada 1 April 2026, masa keemasan sektor ini terjadi pada periode 2018-2021. Saat itu, aliran modal ventura global sangat deras, bahkan mengantarkan Kopi Kenangan menjadi unicorn pertama di bidang F&B Indonesia dengan valuasi fantastis.

“Pertumbuhan yang dipacu bensin modal ventura ini menciptakan standar yang sulit dipertahankan secara organik tanpa subsidi harga,” tulis narasi dalam analisis video tersebut.Namun, strategi pertumbuhan tinggi yang mengandalkan ekspansi ribuan gerai secara instan kini menemui jalan buntu. Kejenuhan pasar atau Coffee Bubble Burst mulai terasa karena jumlah gerai melampaui permintaan nyata. Konsumen pasca-pandemi pun mulai beralih dari kopi susu gula aren ke pilihan yang lebih sehat atau pengalaman slow bar yang lebih personal.

Baca Juga :  Menkop: Smesco akan Jadi Sarinah Kedua

Seth Godin dalam bukunya Purple Cow mengingatkan bahwa di pasar yang padat, menjadi sekadar “cukup enak” adalah kegagalan fatal. Hal inilah yang dialami para raksasa kopi saat ini. Kopi Kenangan, misalnya, menghadapi risiko pengaburan identitas akibat diversifikasi ke produk seperti Chigo dan Kenangan BX. Analisis Momentum Works menyebutkan bahwa mempertahankan unit ekonomi yang sehat sangat sulit tanpa inovasi nilai yang mendasar.

Di sisi lain, Janji Jiwa menghadapi dilema model kemitraan yang memicu kanibalisme pasar karena lokasi antar-gerai yang terlalu berdekatan. Meski telah melakukan rebranding dengan desain modern, langkah tersebut dinilai hanya bersifat kosmetik dan terlambat merespons dinamika selera estetika konsumen.

Baca Juga :  Kuliner Malam Di GKB

Ketergantungan pada promo agresif seperti “Beli 1 Gratis 1” menjadi sinyal keputusasaan untuk mempertahankan volume penjualan. Studi dalam Journal of Retailing and Consumer Services memperingatkan bahwa promosi harga yang terus-menerus justru merusak ekuitas merek dan melatih konsumen untuk hanya membeli saat ada diskon besar.

Pada akhirnya, keberlanjutan bisnis tidak lagi ditentukan oleh jumlah gerai terbanyak, melainkan kemampuan memberikan alasan kuat bagi konsumen untuk kembali tanpa iming-iming diskon. Industri kopi Indonesia kini berada di persimpangan jalan, di mana hanya merek yang kembali ke esensi kualitas dan pengalaman bermakna yang akan bertahan.

Penulis : Akhmad Sutikhon



sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Sabtu, 4 April 2026 - 08:08 WIB

Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tokoh Muhammadiyah Jatim, Muhammad Mirdasy Tutup Usia

Senin, 6 Apr 2026 - 21:55 WIB

BISNIS

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Senin, 6 Apr 2026 - 20:10 WIB

Siswa kelas 5 dan 6 UPT SD Negeri 94 Gresik tunjukkan kedisiplinan dalam kolaborasi petugas upacara bendera yang berlangsung khidmat.

PENDIDIKAN

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Senin, 6 Apr 2026 - 14:15 WIB