Meriah, Secara Bersamaan Perguruan Muhammadiyah Pantenan Panceng Lepas Lepas Siswa MI, MTs, hingga SMA

- Editorial Team

Senin, 22 Juni 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Suasana haru dan penuh kebanggaan mewarnai acara Pelepasan Siswa Akhir Perguruan Muhammadiyah Pantenan, Panceng, Gresik yang digelar pada Sabtu (20/6/2026) malam. Ratusan siswa dari jenjang MI Al Islam, MTs Muhammadiyah 7, dan SMA Muhammadiyah 7 resmi dilepas setelah menyelesaikan masa pendidikan mereka.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Perguruan Muhammadiyah Pantenan ini dihadiri Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik Prof Dr Khoirul Anwar, MPd, Camat Panceng Muhammad Sampurno, kepala desa beserta jajaran, Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pantenan dan Ortom, tokoh masyarakat, serta wali siswa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelum acara inti dimulai, undungan disuguhi berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa dari masing-masing lembaga. Penampilan tersebut menjadi gambaran hasil pembinaan bakat dan karakter yang selama ini dikembangkan oleh Perguruan Muhammadiyah Pantenan.

Momentum pelepasan tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar para siswa, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pendidikan yang telah dilalui bersama. Suasana haru mulai terasa saat perwakilan wali siswa, Muhammad Yunus, menyampaikan sambutannya. Dengan suara yang bergetar, ia menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh guru atas berbagai kekurangan dan kenakalan anak-anak selama menempuh pendidikan.

“Kami menyadari dalam proses belajar, putra-putri kami terkadang membuat Bapak-Ibu guru kecewa, baik melalui ucapan maupun perilaku mereka. Sebagai orang tua, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada para guru yang telah mendidik putra-putri mereka dengan penuh kesabaran dan keikhlasan.

“Anak-anak memiliki karakter yang berbeda. Ada yang mudah menerima pelajaran, ada yang membutuhkan perhatian lebih. Namun Bapak-Ibu guru tetap membimbing mereka dengan penuh keikhlasan, memberikan ilmu pengetahuan sekaligus nilai-nilai agama,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Muhammad Yunus berpesan kepada para lulusan agar senantiasa menjaga salat, membaca Al-Quran, menghormati guru, dan menjaga nama baik almamater di mana pun berada.

Baca Juga :  Haul ke-31 K. Abdul Djalil Sibaweh, Pondok Pesantren Afkaaruna Gelar Haflah Ikhtitam dan Pengajian Akbar

Sementara itu, Ketua Majelis Dikdasmen Perguruan Muhammadiyah Pantenan, Faqih Usman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keberlangsungan Perguruan Muhammadiyah Pantenan sebagai amanah para pendahulu.

“Perguruan ini bukan hanya milik kita hari ini, tetapi merupakan amanah dari ayah, ibu, kakek, nenek, dan para pendiri terdahulu. Jangan sampai amal jariyah mereka terputus karena kita lalai menjaganya,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan perguruan tersebut harus terus dijaga dan dikembangkan agar tetap menjadi tempat lahirnya generasi berilmu, berakhlak, dan mencintai Al-Quran. Ia juga mengajak masyarakat untuk mempercayakan pendidikan putra-putrinya secara berjenjang di Perguruan Muhammadiyah Pantenan, mulai dari MI, MTs, hingga SMA, sekaligus menuntaskan pendidikan pesantren dan hafalan Al-Quran.

Pesan yang tak kalah penting disampaikan Camat Panceng, Muhammad Sampurno. Ia menegaskan bahwa kelulusan bukanlah garis akhir, melainkan langkah awal menuju perjalanan hidup yang lebih luas.

“Malam ini bukan akhir dari perjuangan kalian. Ini adalah awal untuk melangkah ke jenjang berikutnya dan menggapai cita-cita yang lebih tinggi,” ujarnya.

Ia mengingatkan para lulusan agar tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menjaga adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.

“Ilmu yang tinggi tanpa akhlak yang baik ibarat pohon yang tumbuh besar tetapi tidak menghasilkan buah,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Sampurno juga mengajak para orang tua untuk terus mengawasi dan mendampingi putra-putri mereka di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan prosesi pelepasan siswa akhir dari jenjang MI, MTs, hingga SMA yang berlangsung khidmat. Satu per satu siswa maju menerima penghargaan dan pengalungan sebagai simbol berakhirnya masa pendidikan mereka di lembaga tersebut. Suasana haru kembali terasa saat perwakilan lulusan, Nur Aida Putri, menyampaikan pidato perpisahan. Di hadapan guru, orang tua, dan seluruh tamu undangan, ia mengungkapkan rasa terima kasih atas segala ilmu, perhatian, dan kesabaran yang telah diberikan selama menempuh pendidikan.

Baca Juga :  Menyambut Ramadhan dengan Hati Bersih: Waspada Bahaya Ain, Gadget, dan Pergaulan Bebas

“Terima kasih atas setiap ilmu, setiap nasihat, setiap teguran yang mendidik, serta kesabaran yang tak pernah habis. Jika selama ini kami pernah melakukan kesalahan atau mengecewakan Bapak-Ibu guru, kami memohon maaf dengan setulus hati,” tuturnya.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada orang tua yang selama ini menjadi sumber doa dan kekuatan bagi para siswa.

“Di balik keberhasilan yang kami raih hari ini ada doa yang tidak pernah putus, ada kerja keras yang mungkin tidak selalu kami lihat, dan ada kasih sayang yang selalu menguatkan langkah kami,” ungkapnya.

Menurut Nur Aida, meskipun setelah ini para lulusan akan melanjutkan perjalanan di tempat yang berbeda-beda, kenangan kebersamaan selama belajar akan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan mereka.

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan kajian inspiratif yang disampaikan oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof Dr Khoirul Anwar, M.Pd. Para hadirin nampak menyimak setiap materi yang disampaikan dengan penuh perhatian.

Menjelang akhir acara, doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar para lulusan senantiasa diberikan kemudahan dalam menapaki masa depan. Malam itu tidak hanya menjadi momen perpisahan, tetapi juga menjadi saksi lahirnya harapan-harapan baru bagi generasi penerus bangsa. Kegiatan berakhir dengan foto bersama sebagai kenang kenangan untuk di kenang di hari kemudian. (*)


Post Views: 33

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tari Nusantara Buka Final Moment Spemdalas Gresik
SD Almadany Punya Cara Hangat Rawat Silaturahmi
Final Moment Spemdalas Gresik Berlangsung Haru
Ponpes Ahlul Qur’an Muhammadiyah Pantenan, Panceng Gelar Wisuda Tahfidz Al-Quran III
Spemupat Isi Akhir Semester dengan Literasi Kreatif
Gelar Karya STEM SD Almadany Pungkasi Tahun Ajaran 2025/2026
SMP Muhammadiyah 14 Driyorejo Luluskan Angkatan I
Hilmi Hafal 6,5 Juz, Harumkan Lamongan di Spemutu
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:29 WIB

Meriah, Secara Bersamaan Perguruan Muhammadiyah Pantenan Panceng Lepas Lepas Siswa MI, MTs, hingga SMA

Senin, 22 Juni 2026 - 04:29 WIB

Tari Nusantara Buka Final Moment Spemdalas Gresik

Minggu, 21 Juni 2026 - 19:27 WIB

SD Almadany Punya Cara Hangat Rawat Silaturahmi

Minggu, 21 Juni 2026 - 10:25 WIB

Final Moment Spemdalas Gresik Berlangsung Haru

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:22 WIB

Spemupat Isi Akhir Semester dengan Literasi Kreatif

Berita Terbaru

komunitas

Tumpeng Raksasa Nasi Krawu Gresik Siap Pecahkan Rekor MURI

Senin, 22 Jun 2026 - 16:10 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tari Nusantara Buka Final Moment Spemdalas Gresik

Senin, 22 Jun 2026 - 04:29 WIB

Muhammadiyah Gresik

SD Almadany Punya Cara Hangat Rawat Silaturahmi

Minggu, 21 Jun 2026 - 19:27 WIB

Muhammadiyah Gresik

Final Moment Spemdalas Gresik Berlangsung Haru

Minggu, 21 Jun 2026 - 10:25 WIB