Semen Gresik Akan Bangun Pabrik Di Padang

- Editorial Team

Kamis, 2 Juli 2009 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Semen Gresik Tbk (PT SG) akan memulai pembangunan pabrik di Padang, Sumatera Barat, pada 2011. PT SG berekspansi untuk mengantisipasi peningkatan permintaan dalam beberapa tahun mendatang.
Dirut PT SG Dwi Sutjipto mengatakan, perseroan sudah melakukan kajian terhadap pembangunan pabrik di Padang. Pembangunan pabrik tersebut adalah rencana terbaru dari perseroan.

“Pabrik di Padang itu, setelah dikaji, memang belum layak untuk dimulai saat ini. Namun, dianggap layak jika dimulai pada 2011 dengan memperhitungkan banyak aspek, baik teknis, finansial, maupun pasar,” ujar Dwi di Gresik, Kamis (2/7/09).

Saat ini, PT SG sedang menyiapkan sejumlah langkah penunjang untuk mendukung pembangunan pabrik yang akan dikelola oleh PT Semen Padang itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menjelang 2011 banyak langkah yang harus kami lakukan terkait pabrik di Padang itu. Misalnya, mengkaji tambahan cadangan bahan baku dan menyempurnakan desain infrastruktur,” terang Dwi.

Pembangunan pabrik di Padang, seperti juga pembangunan pabrik lainnya, dikalkulasikan menelan biaya di kisaran Rp2,3 triliun.

PT SG saat ini sudah merevisi capex (capital expenditure/belanja modal) sebesar US$1 juta, dari US$1,3 miliar menjadi US$1,2 miliar. Revisi capex dilakukan setelah perseroan melakukan kalkulasi ulang terhadap semua kebutuhan SMGR.

Baca Juga :  Semen Gresik terapkan prinsip keberlanjutan dalam pertambangan

“Revisi capex tersebut adalah hasil review perseroan. Kami melakukan kalkulasi terhadap langkah-langkah yang akan dilakukan perseroan, dan hasilnya kami memutuskan untuk merevisi capex,” ujarnya.

Revisi capex juga dilakukan untuk mengurangi dana internal perseroan yang akan dibelanjakan. Namun, Dwi memastikan, revisi capex tidak akan terlalu mengurangi rencana ekspansi perseroan secara signifikan.

Revisi capex tersebut akan berpengaruh terhadap besaran belanja modal anak usaha perseroan. Perseroan memiliki dua anak usaha utama, yaitu PT Semen Padang dan PT Semen Tonasa.

Di Semen Tonasa yang berbasis di Sulawesi, alokasi capex sebelumnya direncanakan Rp5,27 triliun, di mana Rp1,7 triliun di antaranya direncanakan berasal dari dana internal perseroan. Sisanya, sekira Rp3,5 triliun sudah didapatkan dari sindikasi perbankan yang dpimpin oleh PT Bank Mandiri Tbk. SMGR tercatat mengalokasikan US$345 juta untuk pembangunan pabrik di Sulawesi.

PT SG juga sudah mengalokasikan investasi pabrik di Tuban sebesar Rp5 triliun. Rencananya, nilai investasi tersebut akan disusutkan. Sementara untuk pengembangan pabrik di Gresik dialokasikan Rp3,3 triliun, yang akan dipenuhi dari dana internal.

Baca Juga :  Bis Jurusan Juanda Gresik Beroperasi

Saat ini, perseroan sudah mulai melakukan relokasi pabrik dari kawasan Sukolilo, Pati, Jateng ke Tuban, Jatim. Hal ini dilakukan karena proses pembangunan pabrik di Pati terhambat pembebasan lahan yang alot.

Di Pati, perseroan semula berencana membangun pabrik dengan nilai kapasitas 2,5 juta ton per tahun dengan nilai investasi US$413 juta. Untuk aksi relokasi tersebut, PT SGmengalokasikan dana Rp3,5 triliun.

Pada kuartal I-2009, pendapatan perseroan mencapai Rp3,23 triliun, tumbuh 26,2% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,56 triliun. Laba PT SG masih mendaki 31,3% menjadi Rp 681 miliar dibanding periode sebelumnya yang sebesar Rp519 miliar.

Pertumbuhan sales perseroan dan seluruh anak usahanya masih melemah. Untuk posisi Mei, penjualan perseroan, baik untuk pasar lokal maupun ekspor, mencapai 1,46 juta ton atau turun sekira 13% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 1,69 juta ton.

Sementara penjualan untuk Januari-Mei 2009 mencapai 6,79 juta ton, melemah 6,6% dibanding periode Januari-Mei 2008 yang sebesar 7,28 juta ton.(kabarbisnis)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional
PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi
Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja
Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?
Hinca Panjaitan Bongkar Surat Kejari Karo yang Bertentangan dengan Penetapan Hakim
KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:16 WIB

Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WIB

Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 08:13 WIB

PKB Freeport Disorot, Menaker Ingatkan Implementasi

Sabtu, 11 April 2026 - 20:12 WIB

Mendag Dorong Digitalisasi Pasar Sidayu Gresik Agar Bisa Menjadi Wisata Belanja

Senin, 6 April 2026 - 20:10 WIB

Fenomena Coffee Bubble Burst: Raksasa Kopi Mulai Tumbang?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB