Ini Lokasi Gesek Tunai Ilegal Di Gresik

- Editorial Team

Senin, 20 Juni 2016 - 08:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gesek.jpgkabargresik.com  Jasa pelayanan gesek tunai (gestun) atau tarik tunai ‘terselubung’ di Gresik memang masih ‘berkeliaran’ saat ini walau Bank Indonesia sudah melarangnya. Apalagi jelang lebaran, permintaan Gestun makin banyak.

Agar penarikan uang tunai ini layaknya bertransaksi ‘normal’, sebuah bengkel mobil di kawasan GKB yang menyediakan jasa pelayanan gestun, ‘mengakali’-nya dengan memberikan struk belanja berupa biaya perawatan dan pembelian spare part mobil kepada nasabah setelah melakukan transaksi gesek tunai.

“kalau masih ratusan ribu sampai jutaan masih aman, nanti struk muncul beli spare part dan biaya servis,” ungkap salah satu pemilik bengkel yang enggan menyebut namanya,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sekali transaksi gestun di merchant, nasabah dikenakan bunga 3% untuk kartu kredit BNI. Bengkel ini mampu menyediakan uang hingga Rp 10 juta.

“Transaksi minimal nggak ada, terserah maunya berapa, kalau maksimum paling kita mampu Rp 10 jutaan, lagian kalau di atas itu nanti malah dicurigain,” kata pemilik servis tersebut.

Transaksi gestun di merchant juga terbilang cukup mudah, nasabah hanya diminta menunjukkan KTP dan kartu kredit. Apabila nama yang tertera pada KTP dan kartu kredit sama, merchant tersebut bersedia melayani transaksi, namun bila berbeda mereka tidak akan melayani transaksi.
Nantinya, uang yang ditarik tersebut bisa diberikan secara langsung atau pun ditransfer. Penarikan uang tunai melalui gestun ini hanya dibebankan bunga saja, tidak ada biaya administrasi seperti tarik tunai kartu kredit lewat mesin ATM.

Baca Juga :  Tukang Bangunan Di Blitar Dilatih SIG Sebagai Ahli Konstruksi

Sebagai informasi, gestun adalah layanan gesek tunai menggunakan kartu kredit. Jika biasanya, fasilitas tarik tunai yang ditawarkan bank penerbit kartu kredit umumnya melalui ATM, namun gestun di sini dilayani melalui merchant.
Jika tarik tunai di ATM, misalnya nasabah pengguna kartu kredit BNI, nasabah akan dikenakan bunga sebesar 2,95% selama dua bulan (bunga berjalan) serta dikenakan biaya administrasi sebesar 6% (jenis kartu platinum).

“Kalau transaksi tarik tunai di ATM nanti kena bunga berjalan 2 bulan berturut-turut 2,95%, pada saat penarikan di ATM kena biaya 6% (jenis kartu platinum) dari tarik tunai dengan minimal jumlah Rp 100.000. Nanti pada saat tagihan bulan depan tagihan harus dibayar full payment sudah plus bunganya bukan pembayaran minimumnya,” ungkap customer service BNI di salah satu kantor kas di Gresik , Senin (20/6/2016).

Baca Juga :  Buruh Pabrik Kertas Adiprima Mogok Kerja

Sementara itu, jika melakukan gesek tunai di merchant-merchant, nasabah hanya dikenakan bunga sebesar 3% tanpa perlu biaya administrasi.

“Nggak ada biaya administrasi, ini kena bunga saja 3%,” kata salah satu pedagang emas di pasar Gresik. Senin (20/6/2016).

Sebagai contoh, bila melakukan transaksi gestun di merchant sebesar Rp 500.000, biaya yang harus dibayar adalah sejumlah Rp 515.464. Sementara itu, bila melakukan transaksi gestun di ATM sebesar Rp 500.000 itu dikenakan biaya administrasi sebesar 6% sehingga harus membayar Rp 530.000, belum lagi kena bunga sebesar 2,95% pada saat transaksi tersebut ditagihkan.

Memang tidak banyak merchant di Gresik yang mau menerima Gestun, dari pantauan Kabargresik.com ada beberapa diantaranya beberapa toko emas di pasar Gresik, bengkel mobil di GKB, Toko bangunan Jl Usman Sadar, Toko Hp di Jl Panglima Sudirman. Namun untuk mengakses para merchant itu tidak mudah, kalau tidak ada yang merekomendasi biasanya tidak mau, takut kena sanksi. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi
Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal
Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?
Berita ini 488 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:24 WIB

Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan

Jumat, 12 Juni 2026 - 00:04 WIB

Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:21 WIB

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

TK Aisyiyah 36 Pongangan Siapkan Siswa Hadapi OSN PAUD

Jumat, 26 Jun 2026 - 07:40 WIB

Muhammadiyah Gresik

KKG PAI Wringinanom Padukan Raker dan River Tubing

Kamis, 25 Jun 2026 - 22:38 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Gresik Petakan Kemampuan Ibadah dan Tahsin Guru

Kamis, 25 Jun 2026 - 13:37 WIB