Calon Haji Dipantau Kesehatannya

- Editorial Team

Kamis, 28 Juli 2016 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


16-53-38-daftar+haji+pluskabargresik.com – Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Gresik mendapatkan vaksin influenza, dan tes Laboratorium kesehatan. Data di Kantor Kementerian Agama Gresik jumlah CJH tahun 2016 sebanyak 1.455 orang.

Mereka tergabung dalam kloter 34 sampai 40 yang dijadwalkan berangkat pada 23 Agustus 2016 dan kembali ke tanah air tanggal 3 Oktober.

 

“CJH dipastikan tanggal 23 Agustus mereka sudah harus masuk Asrama Haji Sukolilo. Dan kedatangan diestimasikan hingga tanggal 3 Oktober. Terkait vaksin, kita serahkan Dinas Kesehatan sekaligus tes kesehatannya,” terang Haris Hasanuddin Kepala Kementrian Agama Kabupaten Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi hal itu, Kepala Bidang P3 Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik, dr Muhibatul Chusnah tes kesehatan CJH berakhir besok (29/7). Seperti vakin influenza penting diberikan pada para jamaah haji selain vaksin meningitis, untuk menghindari serangan flu akibat daya tahan tubuh menurun. CJH juga harus sehat sehingga perlu di periksa kesehatannya enam bulan sebelum berangkat haji di Puskesmas-piskesmas sesuai wilayah jamaah masing masing.

Baca Juga :  JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

 

“Pertama fisik, labolatorium seperti ronggen dan jantung sesuai indikasi. Namun jika sehat kemungkinan tidak dilakukan lab, dan tidak perlu khawatir terkait vaksin tersebut. Untuk mereka yang diketahui mempunyai riwayat penyakit menular seperti TBC kita beri pendampingan oleh rekan CJH sendiri,” tambah dr Khusnah.

 

Dirinya menambahkan CJH harus masuk dalam catatan ‘Istitaah jamah haji’ yang memastikan dari Dinas Kesehatan. Hal  sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomer 15 tahun 2016. Pemeriksaan dilakukan mulai 1 April sampai 12 Juli pada tahap pertama. Sedangkan pemeriksaan tahap kedua kondisi jamaah dipastikan sehat yang berakhit tanggal 28 Juli.

Baca Juga :  Kader Posyandu Sosialisasikan Senam Cuci Tangan

 

“Sebanyak 30 persen dari total 1.455 jamaah haji mengidap beberapa penyakit seperti diabed dan kolesterol, termasuk TBC. Pemeriksaan tahap pertama TBC positip dan diberi pengobatan sampai tahap kedua ini dipastikan bisa berangkat atau sudah memenuhi kriteria ‘Istitaah tadi. Sedangkan yang yang belum bisa sembuh total, mereka diberi pendampingan,” pungkas nya. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Berita ini 38 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 28 Juni 2026 - 16:39 WIB

Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI

Berita Terbaru

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB