Tax Amnesty 1 Berakhir KPP Gresik Selatan Mampu Kumpulkan 154,9 M Uang Tebusan Pajak

- Editorial Team

Jumat, 30 September 2016 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20160930_181338_918.jpg


Kabargresik.com – Semenjak dibukanya program Tax Amnesty (pengampunan pajak) 2 bulan silam, kini telah memasuki akhir dari tahap pertama. Tepat pada jam 00.00 nanti malam, tahap pertama akan berakhir, dimana pada tahap pertama merupakan tingkat pengampunan yang hanya mencapai 2%. Sementara itu, di Kantor pelayanan pajak gresik selatan petugas juga masih bersiaga untuk melayani wajib pajak yang hendak menggunakan fasilitas program tersebut. Saat ditemui tim Kabargresik.com Jum’at sore (30/9) Musthofa mengungkapkan bahwa antusiasme wajib pajak dalam memanfaatkan program ini lumayan tinggi, terbukti dari jumah uang tebusan yang terkumpul hingga sore ini telah mencapai 154,9 Miliar.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Sidayu Rampung Akhir 2025

Jumlah itu, lanjut musthofa terkumpul dari total 340 wajib pajak yang menggunakan program tax amnesty kali ini, ucap musthofa di ruang kantornya. “ Puncaknya terjadi kamis kemarin, sampai kantor pelayanan di lantai 4 gedung ini penuh sesak. Kalau hari ini mungkin agak sepi, karena sudah banyak yang respon terkait program ini” ujar kepala KPP Gresik selatan tersebut. Sementara itu musthofa menuturkan bahwasannya target yang diberikan oleh kanwil kepadanya telah melebihi batas “ Dari Kanwil saya ditarget 90 Miliar untuk tahap pertama, lha sampai sore ini sudah terkumpul 154,9 Miliar. Semoga saja sampai batas akhir nanti malam bisa mencapai angka 155 Miliar” tutur pria kelahiran Tegal tersebut.

Di lain itu, musthofa mengungkapkan bahwa dari jumlah wajib pajak yang terdaftar di Gresik Selatan berada di kisaran 60.000-an wajib pajak, namun yang memanfaatkan masih 340 wajib pajak. Sementara itu dari 340 wajib pajak yang memanfaatkan Tax Amnesty ialah wajib pajak yang terdiri dari berbagai macam wajib pajak, seperti halnya pajak badan usaha dan pajak perseorangan. (Eko/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB