Anggota DPRD Probolinggo Studi Banding PAD Di Gresik

- Editorial Team

Selasa, 6 Februari 2018 - 16:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Dari 11 Pajak Daerah yang berhasil dihimpun, Pemerintah Kabupaten Gresik mampu mengumpulkan Rp. 497 miliar dari masyarakat.

Data ini mengemuka ketika Pemkab Gresik membeberkan data saat rombongan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Probolinggo berkunjung ke Pemkab Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rombongan Komisi II DPRD Kota Probolinggo yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Mukhlas Kurniawan.

“Terus terang kami ini ingin belajar tentang peningkatan PAD untuk daerah kami. Dari APBD kami sebesar Rp. 1 triliun, kami hanya bisa mengumpulkan PAD sebesar Rp. 150 miliar” katanya saat menyampaikan tujuan Kunjungan Kerjanya. Mereka diterima oleh Asisten Administrasi Umum Darmawan di Ruang Graita Eka Praja, Selasa (6/2/2018).

Baca Juga :  APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Mukhlas Kurniawan juga menanyakan berbagai hal terutama terkait perolehan PAD dari pelabuhan umum dan pelabuhan perikanan.

“Meski kami juga nantinya punya pelabuhan, tapi kami tidak punya kesempatan untuk mendapat PAD dari pelabuhan tersebut” paparnya.

Kenyataan ini juga berlaku di Gresik. Gresik punya 10 Pelabuhan yang terdiri dari 7 Terminal Khusus Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS), 2 Pelabuhan Docking dan 1 Pelabuhan Umum. “Kami juga tidak bisa memperoleh PAD dari sepuluh pelabuhan tersebut” kata Darmawan.

Saat mendampingi Asisten, Sekretaris Dinas Perikanan Arif Wicaksono memaparkan bahwa pihaknya bisa memperoleh PAD dari Pelabuhan Perikanan yang ada di Desa Campurejo Panceng. Potensi PAD dari Pelabuhan Ikan yang ada di Campurejo tersebut sebesar Rp. 50 juta pertahun.

Baca Juga :  BUPATI GRESIK NAIKKAN SANTUNAN KEMATIAN 2012 MENJADI Rp. 1,5 JUTA

“Tiap hari kami berhasil memperoleh jasa timbang dan jasa lelang rata-rata 100 ton perhari, atau dengan jumlah kapal ikan berlabuh sebanyak 5 kapal. Selain dari jasa pelabuhan, jasa lelang dan jasa timbang, kami juga mendapat pemasukan PAD dari pabrik es sebesar Rp. 30 juta pertahun” tandas Arif.

Sementara Sekrtetaris Dinas Penanaman Modal dan PTP, Subhan menambahkan bahwa PAD dari sektor perijinan didapat dari Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), yang ditarget Rp. 120 milyar dan teraealisasi Rp. 80 miliar, HO yang yang ditarget 12 miliar dan tereaalisasi Rp. 8 miliar, Retribusi Ijin mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) Rp. 2,5 miliar. (Guh/03)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Akhirussanah Muhammadiyah Mojopetung Meriah Sehari Penuh

Rabu, 24 Jun 2026 - 19:35 WIB

Muhammadiyah Gresik

TK Aisyiyah 36 PPI Gresik Tampilkan Pembelajaran AI dan Coding

Selasa, 23 Jun 2026 - 07:32 WIB