Desa Kaya Mendadak Miskin Saat Idul Adha

- Editorial Team

Senin, 12 September 2016 - 21:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.comrps20160912_165516_557.jpg – Hari Raya Qurban atau Idul Adha banyak dinanti oleh masyarakat, terutama oleh warga miskin yang mengharapkan pembagian daging hasil qurban. Sayangnya semakin tahun warga yang mampu dan mau berkorban di desa Sumurber Panceng makin menurun.

Pada Selasa (12/09) warga desa Sumurber Panceng  turut merayakan idul Adha juga menantikan hasil qurban. Kegiatan pemotongan hewan qurban di desa ini dilakukan disatu tempat, yakni masjid Baitul Amin. Menurut ketua panitia pelaksana, warga warga didesa Sumurber ini memang banyak yang kaya harta, namun miskin hati. Dilihat dari semakin tahun jumlah  hewan qurban desa Sumurber semakin menurun. “Jumlah hewan qurban tahun ini ada 42 ekor kambing dan 2 ekor sapi.semakin berkurang lagi dari tahun sebelumnya”.tutur Moh. Muhdi selaku ketua panitia.

Baca Juga :  Pengrajin Golok Kebanjiran Order Jelang Idul Qurban

Hasil penyembelihan hewan qurban di desa Sumurber ini akan dibagikan kepada 100 kepala keluarga, yang didahulukan fakir miskin kemudian sisanya akan dibagi rata ke setiap rumah.panitia membagikan hasil daging langsung ke rumah warga, karena takut terjadi hal yang tidak diinginkan apabila pengambilan daging qurban menggunakan kupon. Meskipun setiap kepala keluarga hanya mendapat bagian daging 5 ons, bahkan menunggu hingga pukul 14.30 WIB, namun mereka tetap merasa senang menerimanya.

Selaku ketua panitia pelaksana penyembelihan hewan qurban, bapak Muhdi berharap semoga tahun depan hasil hewan qurban lebih banyak dibanding sekarang ini, agar pembagian semakin rata. “(ya semoga saja tahun depan warga desa ini bukan cuma kaya harta saja, tapi lebih kaya hati juga)”, tuturnya. (Linda/mg2/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB