Gresik Open Karate Championship 2025 Resmi Dibuka, 390 Atlet dari 9 Daerah Bertanding di WEP

- Editorial Team

Sabtu, 10 Mei 2025 - 19:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi. Sebanyak 390 atlet dari sembilan kabupaten/kota di Jawa Timur mengikuti Gresik Open Karate Championship 2025 yang memperebutkan Piala Bupati Gresik.

 

Gresik Open Karate Championship 2025 secara resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Gresik, Asluchul Alif, M.Kes., di Wahana Ekspresi Pusponegoro (WEP), Sabtu (10/5/2025). Kejuaraan ini diikuti 17 kontingen dari sembilan kabupaten/kota, yakni Gresik, Surabaya, Malang, Kota Malang, Sidoarjo, Jombang, Tuban, Lamongan, dan Mojokerto.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebanyak 409 kelas pertandingan digelar dalam kompetisi ini. Para peserta memperebutkan prestasi sekaligus mengusung semangat sportivitas dan kebersamaan.

Baca Juga :  Stadion Sidayu Ditolak Warga

 

“Selamat datang di Gresik. Semoga kehadiran panjenengan semua tidak hanya membawa semangat bertanding, tapi juga mengenal Gresik lebih dekat, dari makam Sunan Giri hingga nasi krawu, dari Pantai Dalegan hingga pudak dan otak-otak bandeng,” ujar Plt Bupati Gresik dalam sambutannya.

 

Ia juga mengajak seluruh peserta, pelatih, official, dan keluarga atlet untuk menikmati wisata religi, kuliner, dan destinasi unggulan yang ada di Kota Santri.

 

Plt Bupati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada FORKI Jawa Timur atas kepercayaan menjadikan Gresik sebagai tuan rumah.

 

“Semoga kejuaraan ini mampu menjaring bibit-bibit atlet karate potensial yang kelak bisa mengharumkan nama Jawa Timur, bahkan Indonesia, di level internasional,” ujarnya.

Baca Juga :  Persegres VS Pusammania Borneo 2-1

 

Sementara itu, Ketua Umum FORKI Jawa Timur yang diwakili Kepala Bidang Pendanaan, AKBP Bambang Setiawan, menyebutkan bahwa ajang ini merupakan bagian dari pembinaan berjenjang atlet muda.

 

“Kejuaraan ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ruang pembelajaran, pemantapan teknik, dan pemanasan menjelang Porprov Jatim. Kami apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini,” kata Bambang.

 

Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari ini diharapkan menjadi panggung untuk meningkatkan prestasi dan semangat juang atlet-atlet muda di Jawa Timur.

Penulis : Tiko

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misi Membalikkan Sejarah di Yogyakarta: Perjalanan Panjang Gresik Phonska Plus Menuju Grand Final Proliga 2026
Samator Libas Garuda Jaya 3-0, Naik ke Peringkat Tiga Proliga 2026
Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Incar Sapu Bersih Putaran 1
Tendangan Penalti: Sejarah Hukuman yang Mengubah Wajah Sepak Bola
Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026
Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Akibat Tergerus Air Hujan
Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban
Pelajar Gresik Adu Strategi di Student Chess Championship
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:05 WIB

Misi Membalikkan Sejarah di Yogyakarta: Perjalanan Panjang Gresik Phonska Plus Menuju Grand Final Proliga 2026

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:07 WIB

Samator Libas Garuda Jaya 3-0, Naik ke Peringkat Tiga Proliga 2026

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:47 WIB

Proliga 2026: Gresik Phonska Plus Incar Sapu Bersih Putaran 1

Senin, 12 Januari 2026 - 22:53 WIB

Tendangan Penalti: Sejarah Hukuman yang Mengubah Wajah Sepak Bola

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:38 WIB

Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB