Menu

Mode Gelap
Tragedi Kanjuruhan Duka Ponpes Mambaul Ihsan Anak Bayuurip Juga Korban Tragedi Kanjuruhan Nelayan Campurejo Meradang BBM Untuk Nelayan Selalu Kosong Gresik Futsal Championship 2022 Akhirnya Digelar Eko Budi Leksono Rektor UMG Meninggal

PEMERINTAHAN · 19 Nov 2019 16:09 WIB ·

Gresik Tuan Rumah Bela Negara Se Jatim


 Gresik Tuan Rumah Bela Negara Se Jatim Perbesar

kabargresik.com – Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim membuka Pembinaan Kesadaran bela Negara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopulhukam) yang diselenggarakan di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (19/11/2019).

Mohammad Qosim membuka Pembinaan Kesadaran bela Negara Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenkopulhukam) yang diselenggarakan di Ruang Mandala Bakti Praja, Selasa (19/11/2019).

Selain Wabup Qosim, tampak hadir Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo, Dandim 0817 Gresik Letkol Infantri Budi Handoko. Beberapa perwakilan anggota Forkopimda lain juga tampak hadir mendampingi Wakil Bupati Mohammad Qosim. Hadir juga beberapa petinggi TNI dari Kodam V Brawijaya maupun dari Korem se Jawa Timur.

Beberapa pejabat Menkopolhukam juga tampak hadir, mereka diantaranya Asisten Departemen 4/6 Koordinasi kesadaran Bela Negara Brigjen TNI AD Rufbin Marpaung. Asdep 1/6 Koordinasi Wawasan Kebangsaan, Cecep Suprianta.

Menurut Asdep 4/6 Rufbin Marpaung, kegiatan ini mengambil tema optimalisasi peran fasilitator pembinaan kesadaran bela negara di daerahguna mengatasi ancaman radikalisme dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Pembinaan Bela Negara se Propinsi Jawa Timur ini mestinya dilaksanakan selama 5 hari, namun atas berbagai pertimbangan kegiatan ini dimampatkan menjadi 2 hari.” Katanya.

Para peserta yaitu berbagai kelompok masyarakat se Jawa Timur dari unsur PGRI, Perwakilan Kesbangpol Kabupaten Kota se Jawa Timur, organisasi Gerakan Membangun Bangsa (GMB), Forum Alumni SMA (FAS) Surabaya dan berbagai kelompok masyarakat.

Wakil Bupati Gresik Mohammad Qosim mengaku sangat bangga atas diselenggarakannya kegiatan ini dan Gresik menjadi tuan rumah.

“Seperti halnya Indonesia, Gresik sebagai kota Infdustri juga penuh keberagaman. Heterogenitas suku dan agama dan bangsa juga ada. Tapi Alhamdulillah, Gresik tetap aman, damai dan kondusif” kata Wabup.

Menurut Wabup, dijaman serba IT sekarang ini, media social bisa menjadi potensi disintegrasi. Hal ini sudah banyak terjadi di Indonesia.

“Hoax yang terus di ekspose bisa menjadi opini yang kemudian merusak kesatuan dan persatuan bangsa. Untuk itu kita harus hati-hati dan lebih bijak dalam bermedia sosial” jelas Qosim. (sdm/tik)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Gresik Siapkan 28 M Untuk Kurangi Dampak Inflasi

8 September 2022 - 19:37 WIB

Nelayan Campurejo Menagih Janji PT Gresik Migas

7 September 2022 - 17:33 WIB

Ekspedisi Bengawan Solo Berakhir Di Bedanten

15 Agustus 2022 - 12:18 WIB

Sinergitas KWG AKD Wujudkan Desa Mandiri

9 Agustus 2022 - 04:59 WIB

Takut Terseret Hukum Ramai-ramai Cabut Pungutan 17an

5 Agustus 2022 - 09:15 WIB

Gaduh Dana 17an Kecamatan Panceng

4 Agustus 2022 - 23:48 WIB

Trending di PEMERINTAHAN