Gus Yani Dengarkan Jeritan Nelayan Ngemboh

- Editorial Team

Selasa, 29 September 2020 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Memasuki hari ke empat masa kampanye, paslon bupati dan wakil bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani  (Gus Yani) – Aminatun Habibah (Bu Min) keliling wilayah Kecamatan Ujungpangkah, Selasa (29/9/2020).


Di Desa Ngemboh misalnya, kedatangan Gus Yani – Bu Min mendapat sambutan meriah dari para pendukung, relawan dan warga setempat. Sejumlah nelayan yang hadir langsung menyampaikan keluhan karena tidak diperhatikan pemerintah.


Mereka menaruh harapan besar kepada Gus Yani – Bu Min jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada 9 Desember mendatang. Agar benar-benar memperhatikan nasib para nelayan. Selama ini mereka tak pernah mendapat perhatian. Terutama soal bantuan peralatan. 


“Selama ini kami beli peralatan sendiri. Selama lima tahun tidak pernah ada bantuan apapun dari pemerintah,” ujar Samsuri, nelayan kerang hijau, warga Dusun Cabean Desa Ngemboh, Kecamatan Ujungpangkah.


Belum lagi, modal yang dikeluarkan begitu besar. Sementara harga jual tidak stabil. Keluhan tersebut sudah pernah disampaikan kepada dinas terkait.


“Tapi tidak ada respon apapun dari pemerintah. Kami hanya ingin pemerintah bisa menstabilkan harga,” harapnya
Senada juga disampaikan Hilal, selama bertahun-tahun sebagai nelayan tidak pernah tersentuh bantuan apapun. “Jangankan bantuan pesisirnya habis dibiarkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Doa Dipanjat Aman Pilkada Diharap


Mereka berharap Gus Yani – Bu Min diharapkan dapat menjawab dan merealisasikan keinginan para nelayan Gresik utara.


Sementara Gus Yani mengaku akan merealisasikan harapan masyarakat jika dirinya terpilih menjadi Bupati Gresik. Khususnya para nelayan di Gresik utara. Menurutnya, APBD Kabupaten Gresik sangat besar untuk mensejahterakan masyarakat dari berbagai sektor.


“Kalau APBD tidak cukup, kami akan carikan CSR untuk pemberdayaan nelayan. Perusahaan akan lebih senang jika CSR bermanfaat langsung kepada masyarakat dibanding digunakan membangun patung,” ucap Gus Yani tegas. (Rek)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB