Hatiku Padamu, Launching Program Antar Jemput Inklusi UPT Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di Gresik

- Editorial Team

Selasa, 18 Maret 2025 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyambut 100 Hari Kerja Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gresik, Pemkab Gresik membuka launching “Hatiku Padamu” layanan antar jemput inklusi UPT Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus di UPT Resource Center, Selasa, 18 Maret 2025.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik S. Haryanto dalam sambutannya mengatakan dasar dari dilatarbelakangi oleh keinginan pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang prima kepada anak-anak berkebutuhan khusus di Gresik.

“Jadi untuk itu kita launching layanan antar jemput inklusi bagi anak berkebutuhan khusus buntuk kemudian bisa menikmati layanan tersebut, baik itu layanan asesmen, baik itu layanan praktis, layanan psikolog, layanan pengembangan bakat, pelayanan alat bantu, dan pelayanan pelayanan yang lain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dasar dari kegiatan ini adalah undang-undang nomor 20 tahun 2023 undang-undang nomor 8 tahun 2016 Peraturan Pemerintah Nomor 13 tahun 2020 dan perebut nomor 42 tahun 2013.

“Jadi tujuan kegiatan ini yaitu satu adalah mengembangkan potensi secara optimal dari anak-anak yang berebutan khusus. Yang kedua adalah mendorong kemandirian dan kehidupan yang mandiri di kehidupan sehari-hari. Yang ketiga inklusi sosial dan interaksi yang positif yang dimiliki anak-anak ABK. Yang keempat adalah kesempatan yang sama dalam pendidikan bagi anak-anak yang berputar khusus dan yang terakhir memberi dukungan kepada keluarga-keluarga anak berkebutuhan khusus agar mempunyai rasa percaya diri dan rasa pembimbingan yang optimal buat anak-anak,” ungkapnya.

Baca Juga :  22 Bis Angkut Warga Urban Gresik Pulang Kampung

hatiku padamu dr alif

Jumlah anak berkebutuhan khusus 454 setiap dua minggu dijemput secara inklusi oleh bantuan mobil dari CSR Bank Jatim.

Lalu ada 129 guru pembimbing khusus yang telah beberapa bulan terakhir telah mengalami pelatihan-pelatihan yang cukup intensif yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik dengan beberapa tugas.

“Untuk tugas guru pembimbing khusus (GPK) adalah yang pertama adalah Identifikasi dan ada temen anak berkebutuhan khusus yang kedua membuat program pembelajaran individu atau PPI yang ketika mendampingi dan mengajar anak-anak ABK yang tempat mendukung guru kelas dan kepala sekolah yang terakhir berkomunikasi dengan para orang tua ABK,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Harus Optimalkan Dana Desa Untuk Terdampak Covid 19

Nanti, anak berkebutuhan khusus ini akan diberi waktu 3 bulan untuk dibimbing di UPT Resource Center dan 3 bulan kemudian akan dikembalikan ke sekolah masing masing untuk dibimbing kembali.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, berharap para pendidik yang melayani anak-anak berkebutuhan khusus dapat lebih sabar.

“Harus sabar melayani karena anak-anak ini butuh perhatian khusus. Kami juga ingin masukan apa yang semestinya dipenuhi oleh pemerintah daerah agar anak-anak terlayani,” harapnya.

Alif juga menyampaikan terima kasih kepada Bank Jatim yang telah memberikan 3 unit mobil untuk melayani antar jemput anak-anak berkebutuhan khusus.

“Terimakasih untuk Bank Jatim atas bantuannya untuk menyukseskan layanan ini dengan tiga unit mobil yang nantinya akan dibuat untuk menjemput anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya.

Dengan adanya program ini, diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan kualitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Gresik.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Ketika Desa Pranti Merombak Posyandu: Layanan Maksimal, Warga Tersenyum Lega
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Freeport Dukung Baksos KWG Gresik di HPN 2026, Perkuat Sinergi Media dan Industri
Berita ini 152 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:29 WIB

DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:57 WIB

JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Harapan di Ujung Keraguan – Girimu

Rabu, 10 Jun 2026 - 03:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:52 WIB

Muhammadiyah Gresik

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Selasa, 9 Jun 2026 - 00:49 WIB