Jalan Rusak di Gresik Kian Parah Saat Musim Hujan, Perbaikan Masih Tunggu Lelang

- Editorial Team

Rabu, 29 Januari 2025 - 15:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah ruas jalan di Kabupaten Gresik mengalami kerusakan parah, terutama di beberapa titik strategis yang menjadi akses utama warga. Kondisi ini semakin memburuk saat musim hujan, di mana lubang-lubang besar yang tergenang air membahayakan pengendara yang melintas.

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa salah satu titik terparah berada di Jalan Raya KH. Syafi’i, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar. Banyak lubang besar yang dipenuhi air, menghambat aktivitas warga dan berisiko menimbulkan kecelakaan.

“Jalannya bergelombang dan berlubang, kalau habis hujan biasanya tergenang air. Ini sangat membahayakan,” ujar Reza, salah satu pengendara yang melintas, Rabu (29/1/2025).

Menanggapi kondisi ini, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik, Eddy Pancoro, mengungkapkan bahwa perbaikan sementara telah dilakukan oleh Unit Reaksi Cepat (URC) dengan menambal jalan berlubang di beberapa titik.

“Sudah kita tangani dengan Satgas URC secara berkesinambungan,” kata Eddy.

Namun, Eddy menambahkan bahwa perbaikan menyeluruh terhadap ruas jalan yang mengalami kerusakan berat, termasuk pelebaran jalan, masih harus menunggu proses lelang proyek. Pemerintah Kabupaten Gresik telah menyiapkan anggaran lebih dari Rp100 miliar pada 2025 untuk membangun 24 ruas jalan yang mengalami kerusakan parah.

Baca Juga :  Disindir Dengan Tulisan Hingga Kini Jalan Tak Kunjung Diperbaiki

“Ruas jalan yang rusak berat sudah kita rencanakan pembangunan melalui sistem pengadaan tender atau lelang, sesuai penganggaran yang disediakan,” jelasnya.

Sementara menunggu proses perbaikan, pengendara diimbau untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di jalur yang terdampak kerusakan parah. Warga pun berharap agar perbaikan dapat segera terealisasi demi keamanan dan kelancaran mobilitas di Kabupaten Gresik.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum
Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan
Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
100 Siswa MI Dalegan Lomba Cari Kerang di Musim Baratan
Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal
Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Jumat, 6 Februari 2026 - 14:16 WIB

Pertamina Lubricants Resmikan Bengkel Sampah di SMK Manbaul Ulum

Senin, 22 Desember 2025 - 13:13 WIB

Banjir Kali Lamong Rendam 12 Desa Gresik Selatan

Senin, 22 Desember 2025 - 01:16 WIB

Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Rendam Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perang Rudhal lan Perang Utang

Jumat, 6 Mar 2026 - 08:26 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ikwam Spemdalas Berikan Santunan dan Buka Bersama Puluhan Anak Yatim

Kamis, 5 Mar 2026 - 14:24 WIB

BISNIS

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Kamis, 5 Mar 2026 - 07:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Berbagi Kebahagiaan, Nasyiah Aisyiyah Dukun Berbagi Takjil

Kamis, 5 Mar 2026 - 05:24 WIB