Kadishub Gresik Hentikan Sementara Pengurukan PT Orela Shipyard Usai Protes Warga Delegan

- Editorial Team

Jumat, 14 Februari 2025 - 23:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi yang diadakan Muspika Kecamatan Panceng bersama warga Desa Delegan, PT Orela Shipyard, dan pengusaha Galian C berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Panceng, Gresik, pada Jumat (14/2/2025). Rapat ini turut dihadiri oleh Khusaini, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik.

Rapat digelar menyusul keberatan warga atas aktivitas angkutan Galian C yang melewati ruas jalan kabupaten di Desa Delegan. Warga mengeluhkan kerusakan jalan, saluran air limbah, dan sistem pipanisasi air bersih akibat muatan yang melebihi tonase.

Selain itu, keberadaan armada Galian C juga menyebabkan polusi udara dan mengganggu kenyamanan warga akibat jam operasional yang tidak teratur serta pengemudi yang sering ugal-ugalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi keluhan warga, Kadishub Gresik Khusaini memutuskan untuk menghentikan sementara kegiatan operasional dan pengurukan ke PT Orela Shipyard.

Baca Juga :  kasus MCk Divonis 1 Th Penjara

“Keputusannya, untuk sementara kegiatan pengurukan ke PT Orela Shipyard yang melewati Desa Delegan dihentikan, dan akan dikaji lebih lanjut oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik,” ujar Khusaini.

Respons PT Orela Shipyard

Menanggapi keputusan ini, Subagi, perwakilan manajemen PT Orela Shipyard, menyatakan bahwa pihaknya membeli material dari PT LBB dan PT KCC dengan sistem “terima bersih” di lokasi perusahaan.

“Kami sepakat membeli material urukan ke LBB dan KCC sampai di tempat (lokasi PT Orela), dan sepakat pula bahwa dampak di darat maupun di laut menjadi tanggung jawab vendor PT Orela,” kata Subagi.

Ia juga menambahkan bahwa PT Orela Shipyard telah menyalurkan Corporate Social Responsibility (CSR) ke beberapa desa sekitar, seperti Campurejo, Delegan, Ngimboh, Banyuurip, dan Sekapuk, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perusahaan.

Baca Juga :  Cuaca Buruk Dalegan Tetap Ramai

“Kami berusaha menjamin keselamatan, ketertiban, dan kenyamanan warga setempat,” imbuhnya.

Hadir dalam Rapat

Selain Kadishub Gresik Khusaini, rapat koordinasi ini juga dihadiri oleh beberapa pejabat dan tokoh terkait, antara lain Sampurno, Camat Panceng, Iptu Nasuka, Kapolsek Panceng, Kapten Inf. Salami, Danramil Panceng, M. Hidayat, Trantib Satpol PP Gresik, Kepala Desa dan BPD Delegan, Perwakilan warga Delegan, Pengusaha tambang Galian C

Keputusan penghentian sementara ini diharapkan dapat memberikan waktu bagi pihak terkait untuk mengkaji solusi terbaik agar aktivitas pengangkutan material Galian C tidak merugikan warga dan infrastruktur sekitar.

 

Penulis : Akhmad Sutikhon

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 410 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:44 WIB

BNN RI Bongkar 3,37 Ton Kuncup Bunga Ganja di Gresik

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Bertahan dan Berdiri Kokoh di Tengah Gempuran Modernisasi Pendidikan

Minggu, 12 Jul 2026 - 20:28 WIB