Kasus YVC Polisi Harus Usut Tuntas

- Editorial Team

Senin, 24 Oktober 2016 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M Qosim saat menghadiri  Haul keluarga Samwil di Golokan Sidayu. Qosim resmi dicalonkan Partai Demokrat  sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Calon Bupati Sambari Halim Radianto. (9/7). foto: sutikhon/kabargresik

M Qosim saat menghadiri Haul keluarga Samwil di Golokan Sidayu. Qosim resmi dicalonkan Partai Demokrat sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Calon Bupati Sambari Halim Radianto. (9/7). foto: sutikhon/kabargresik

M Qosim saat menghadiri  Haul keluarga Samwil di Golokan Sidayu. Qosim resmi dicalonkan Partai Demokrat  sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Calon Bupati Sambari Halim Radianto. (9/7). foto: sutikhon/kabargresik
(foto: dokumen)

Kabargresik.com – Banyaknya kecaman oleh masyarakat terkait konser musik yang diadakan oleh Yamaha Vixen Community (YVC) capter Gresik (22/10/2016) di Studion Gelora Joko Samudra (GJS) membuat Wabup Gresik Moh. Qosim angkat bicara.

 

Konser musik yang diadakan  menampilkan wanita-wanita sexy dengan goyang erotis. Parahnya lagi agenda itu diadakan dihari yang sama dengan perayaan Hari Santri Nasional yang bertepatan pada tanggl 22 Oktober.

 

Qosim melalui telpon selulernya menyesalkan sikap Yamaha Vixen Community, yang telah menampilkan hiburan yang menodai Gresik, sebagai kota santri dan kota wali.

 

“Tidak sepantasnya hiburan itu ditampilkan apalagi dalam waktu yang sama, dibeberapa tempat sedang diadakan perayaan hari santri,” ujarnya. (23/10)

 

Ia juga sudah menegur keras kepada Kadis yang membidangi dan meminta kepada pihak kepolisian, untuk mengusut apa motif dari kegiatan tersebut.

Baca Juga :  Pembayaran VA Keluarga Permudah Peserta Mandiri JKN-KIS

 

“Alhamdulillah saat ini penangung jawab kegiatan sudah membuat pernyataan, permohonan maaf, mohon do’a dan dukunganya,” kata Qosim.

 

“Semoga hal serupa tidak terjadi pada masa mendatang, dan atas nama pemerintah kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh warga masyarakat Gresik, atas kejadian tersebut,” pungkasnya. (Aam/k1)

 

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB