Launching Food Court Desa Cagak Agung Starting Desa Berdaya

- Editorial Team

Selasa, 8 Oktober 2024 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik Launching Program Desa Berdaya Propinsi Jawa Timur, Sabtu malam (05/10/2024).

Dengan ditandai pembukaan Food Court Desa Berdaya, warga super antusias, pasalnya puluhan stand UMKM yang menyediakan ribuan porsi berbagai menu makanan diberikan secara gratis. Kurang dari 10 menit menu makanan ludes tak tersisa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, untuk mendapatkan ribuan porsi makanan gratis, warga harus menunjukkan kupon yang disediakan panitia.

Nanda, warga Cagak Agung mengaku senang, bisa mendapatkan makan gratis.

“Ini dapat gado gado, gratis cukup menyerahkan kupon. Senang, kesini sama keluarga,” kata Nanda sambil makan lahap gado-gado tanpa bayar.

Kepala Desa Cagak Agung Sapa’at mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan 45 UMKM yang ada di desa setempat. Selain untuk promosi, sebanyak 2250 porsi makanan digratiskan sebagai wujud syukur, karena Desa Cagak Agung menjadi percontohan desa berdaya di Kabupaten Gresik, yang dipilih oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Propinsi Jawa Timur.

Program Desa Berdaya tersebut penunjukan langsung dari Dinas PMD Kabupaten Gresik, berdasarkan beberapa kriteria, diantaranya berstatus desa mandiri dan Bumdes Cagak Agung berjalan baik.

“Alhamdulillah Desa kami menjadi percontohan desa berdaya di Kabupaten Gresik, kami launching food court Desa, menyediakan dua ribu dua ratus porsi menu gratis dari empat puluh lima UMKM. Kami berharap warga kami semakin mandiri maju berdaya, ” kata Sapa’at Kades Cagak Agung, saat memberikan sambutan.

Sementara, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik Abu Hasan, mengatakan, meminta pihak Desa Cagak Agung agar mengelola dengan baik bantuan tambahan dana Desa 145 juta rupiah dari DPMD Propinsi Jawa Timur, terutama untuk meningkatan potensi ekonomi desa, agar benar-benar menjadi desa mandiri, maju dan berdaya.

Baca Juga :  Bisnis Hijab Lagi Panen

“Apa yang sudah diberikan propinsi Jawa Timur, tambahan dana desa itu untuk bisa menguatkan kembali, potensi ekonomi panjenengan di desa ini, menjaga keguyuban, kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. UMKM seperti ini harus bisa hadir di malam-malam berikutnya, paling tidak Sabtu dan Minggu, agar benar-benar menjadi desa berdaya,” ujar Kadis PMD Kabupaten Gresik, saat menghadiri launching program Desa Berdaya.

Program Desa Berdaya di Desa Cagak Agung, tersebut dibuka langsung oleh Gorby Martapura, S.STP, M.A.P. Pengelola Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa DPMD Propinsi Jawa Timur, Kadis PMD Kabupaten Gresik, dan Muspika setempat. Diharapkan program Desa Berdaya tersebut bisa menular ke desa-desa mandiri lainnya di Kabupaten Gresik. (***)(07/10/2024)

Cagak Agung Percontohan Desa Berdaya, Hadirkan 45 UMKM, Bagi Ribuan Porsi Makan Gratis

Gresik – Launching Program Desa Berdaya Propinsi Jawa Timur, yang digelar di Desa Cagak Agung, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Sabtu malam (05/10/2024) berlangsung meriah.

Dengan ditandai pembukaan Food Court Desa Berdaya, warga super antusias, pasalnya puluhan stand UMKM yang menyediakan ribuan porsi berbagai menu makanan diberikan secara gratis. Kurang dari 10 menit menu makanan ludes tak tersisa.

Namun, untuk mendapatkan ribuan porsi makanan gratis, warga harus menunjukkan kupon yang disediakan panitia.

Nanda, warga Cagak Agung mengaku senang, bisa mendapatkan makan gratis.

“Ini dapat gado gado, gratis cukup menyerahkan kupon. Senang, kesini sama keluarga,” kata Nanda sambil makan lahap gado-gado tanpa bayar.

Kepala Desa Cagak Agung Sapa’at mengatakan, pihaknya sengaja menghadirkan 45 UMKM yang ada di desa setempat. Selain untuk promosi, sebanyak 2250 porsi makanan digratiskan sebagai wujud syukur, karena Desa Cagak Agung menjadi percontohan desa berdaya di Kabupaten Gresik, yang dipilih oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Propinsi Jawa Timur.

Baca Juga :  Musim Masuk Sekolah Toko Emas Ramai

Program Desa Berdaya tersebut penunjukan langsung dari Dinas PMD Kabupaten Gresik, berdasarkan beberapa kriteria, diantaranya berstatus desa mandiri dan Bumdes Cagak Agung berjalan baik.

“Alhamdulillah Desa kami menjadi percontohan desa berdaya di Kabupaten Gresik, kami launching food court Desa, menyediakan dua ribu dua ratus porsi menu gratis dari empat puluh lima UMKM. Kami berharap warga kami semakin mandiri maju berdaya, ” kata Sapa’at Kades Cagak Agung, saat memberikan sambutan.

Sementara, Kepala Dinas PMD Kabupaten Gresik Abu Hasan, mengatakan, meminta pihak Desa Cagak Agung agar mengelola dengan baik bantuan tambahan dana Desa 145 juta rupiah dari DPMD Propinsi Jawa Timur, terutama untuk meningkatan potensi ekonomi desa, agar benar-benar menjadi desa mandiri, maju dan berdaya.

“Apa yang sudah diberikan propinsi Jawa Timur, tambahan dana desa itu untuk bisa menguatkan kembali, potensi ekonomi panjenengan di desa ini, menjaga keguyuban, kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan. UMKM seperti ini harus bisa hadir di malam-malam berikutnya, paling tidak Sabtu dan Minggu, agar benar-benar menjadi desa berdaya,” ujar Kadis PMD Kabupaten Gresik, saat menghadiri launching program Desa Berdaya.

Program Desa Berdaya di Desa Cagak Agung, tersebut dibuka langsung oleh Gorby Martapura, S.STP, M.A.P. Pengelola Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Desa DPMD Propinsi Jawa Timur, Kadis PMD Kabupaten Gresik, dan Muspika setempat. Diharapkan program Desa Berdaya tersebut bisa menular ke desa-desa mandiri lainnya di Kabupaten Gresik. (***)

sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB