Nelayan Campurejo Menagih Janji PT Gresik Migas

- Editorial Team

Rabu, 7 September 2022 - 17:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kenaikan harga solar Subsidi per 3 September 2022 menambah beban nelayan Campurejo Panceng karena hingga kini SPBU Nelayan yang dijanjikan belum beroperasi.

Meski sudah diresmikan pada 13 Agustus 2022 lalu, ternyata SPBUN di Desa Campurejo, Kecamatan Panceng, Gresik, Jawa Timur belum beroperasi melayani pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis solar.

Padahal saat peresmian, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta kepada BUMD PT Gresik Migas sebagai pengelola agar menyediakan solar kepada nelayan paling lambat awal September 2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, saat itu Bupati  Yani enggan meresmikan karena ternyata SPBUN  belum terisi solar.

“Saya beri waktu maksimal satu bulan untuk segera beroperasi, kasihan nelayan” ujar Yani saat itu.

Ada 300 nelayan Campurejo hingga kini masih kelimpungan mencari solar untuk bahan bakar melaut.

Baca Juga :  Happy Morning TK ABA 39 Wringinanom Dengan Saputangan

Muzi, Ketua Nelayan Campurejo mengaku jika peresmian yang dilakukan pertengahan Agustus hanyalah acara seremoni. Hingga kini SPBUN belum melayani pembelian solar.

“Belum ada solarnya, tidak tahu kenapa kok belum operasi, kami berharap segera dioprasikan. Karna selain harga solar mahal. Juga langkah keberadaanya,” katanya pada Rabu (7/9/2022).

Untuk mendapatkan solar, imbuh Muzi dia bersama nelayan lainnya masih membeli di SPBU terdekat yakni di Banyutengah dan Kemantren, Lamongan.

Selain itu, di SPBU tersebut pembeliannya dibatasi. Per orang hanya diberi jatah 60 liter. Padahal, konsumsi solar nelayan sekali melaut membutuhkan rata-rata 80 liter. Bahkan lebih.

“Sangat sulit, ngantri panjang dan kita hanya di beri jatah 60 liter. Pokonya kita sangat kesulitan. Terkadang sudah antre tapi sudah habis,” imbuh Muzi.

Baca Juga :  Jalan Sidoraharjo Kesambenkulon 2023 Harus Tuntas

Muzi menmbahkan, kenaikan harga solar subsidi dari Rp5.150 per liter, menjadi Rp6.800 per liter tentu sangat membebani nelayan.

“Operasional melaut otomatis naik, sementra harga ikan gak ada kenaikan,” jelasnya.

Sebelumnya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyatakan, SPBUN ini merupakan peralihan yang sebelumnya dikelola swasta, kini dikelola oleh BUMD Gresik Migas.

“Peralihan SPBU Nelayan yang mana tempat ini dikelola swasta, pada hari ini peralihan salah satu BUMD kita. Ini untuk kebutuhan nelayan dan bentuk layanan,” ujarnya.

Ketika dikonfirmasi soal belum beroperasinya SPBN untuk nelayan Campurejo Gresik, Direktur Utama BUMD Gresik Migas, Habibullah belum memberikan jawaban. (Tiko)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Gemuruh Perkusi dan Guyuran Air Damkar Warnai Penutupan Fortasi Spemutu

Jumat, 17 Jul 2026 - 17:46 WIB