Pemerintah Pusat Sangat Berharap Taman Teknologi Pertanian Bisa Jadi Andalan

- Editorial Team

Senin, 10 September 2018 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Setelah diresmikan oleh Menteri Pertanian, Amran Sulaiman beberapa waktu yang lalu.  Taman Teknologi Pertanian (TTP) Gresik diharapkan bisa berjalan sesuai harapan, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian Muhammad Syakir, mendatangi Pemerintah Kabupaten Gresik.

Pejabat eselon I Kementerian Pertanian RI yang didampingi oleh Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur,  Chendy Tafa Kresnanto dan Kepala Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika Ir. Eliana Mansyah diterima Bupati Gresik  Sambari Halim Radianto di ruang rapat  Kantor Bupati Gresik, Senin (10/9/2018).

Bupati didampingi oleh Sekda Gresik, Djoko Sulistio Hadi, Kepala Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Siswadi Aprilianto, Kepala BKD Gresik, Nadhif dan PLT. Kepala Dinas Pertanian Agus Budiono. Terut mendampingi Pejabat Pemkab Gresik yaitu CEO PT Polowijo Gosari Gresik Achmad Djauhar Arifin.

Dalam keterangannya, Muhammad Syakir mengaku, dari banyaknya TTP yang ada di Indonesia  hanya TTP plus yang sudah menjadi asset Pemkab Gresik ini yang pertama dikunjunginya.

“Menurut saya TTP Gresik ini adalah TTP plus yang punya karakteristik. Saya berharap TTP Gresik ini bisa menjadi percontohan seluruh TTP yang ada di Indonesia. TTP ini akan berhasil apabila ada dukungan dari Bupati atau pemerintah, dukungan swasta dan dukungan masyarakat. Bupati sebagai innovator adalah hal penting atas kemajuan TTP pada suatu daerah. Untuk TTP Gresik ini saya optimis” katanya.

Menurut Syakir, inovasi dari Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian mengalir saja, dan pihaknya siap mendampingi sebatas yang diperkenankan, agar TTP plus Gresik ini sukses.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan harapan agar keberadaan TTP Plus Gresik ini bisa mengangkat kesejahteraan petani Gresik.

Baca Juga :  Pelayanan Pesona Di Melirang Sejatinya Peken

“Sebelum program intiplasma yang akan dikembangkan kepada petani, saya berharap petani harus untung, yaitu untung dalam produksi dan untung dalam pengolahan. Untuk itu kepada pihak Balitbang pertanian agar semuanya dihitung dengan cermat. Jangan sampai program intiplasma yaitu penanaman mangga intercropping dengan tanaman lain ini petani dirugikan” tandasnya.

Sambari berharap agar ada kepastian pasar, yaitu tertampungnya semua hasil petani dengan kepastian harga yang baik.

“Satu lagi yang penting yaitu adanya biaya hidup petani sebelum petani tersebut menghasilkan. Karena saat awal menanam sampai lima tahun pertama, dipastikan petani belum mendapatkan hasil. Penghasilan hanya bisa didapatkan dari intercropping misalnya tanaman jagung, kedelai atau papaya. Tentu saja hasil tanaman intercroping ini dipastikan bisa menopang biaya hidup petani” tandasnya. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB