PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) dan Dedikasi untuk Lingkungan

- Editorial Team

Jumat, 22 Maret 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus menunjukkan komitmennya terhadap kelestarian lingkungan. Upaya ini diwujudkan melalui program pemulihan lahan pascatambang yang mencakup penanaman pohon. Di Pabrik Tuban, Jawa Timur, SIG telah berhasil melakukan reklamasi lahan seluas 238,64 hektare dan menanam sebanyak 503.466 pohon hingga tahun 2023.

Vita Mahreyni, Corporate Secretary SIG, menyatakan, “Revegetasi lahan pascatambang merupakan upaya kami dalam memulihkan fungsi lahan dan meningkatkan kemanfaatannya secara berkelanjutan.” Program ini juga bertujuan untuk melindungi keanekaragaman hayati di sekitar Pabrik Tuban, dengan lebih dari 10 jenis pohon yang telah ditanam, termasuk jati, klampis, dan trembesi.

“Kami memilih jenis pohon berdasarkan kemanfaatannya, seperti kemampuan menyerap emisi Gas Rumah Kaca (GRK),” tambah Vita Mahreyni.

Di lahan pascatambang, SIG Pabrik Tuban juga mengelola arboretum Bukit Daun, yang menampilkan koleksi tanaman langka dan menjadi habitat bagi berbagai spesies avifauna. Selain itu, SIG telah mengembangkan Ecopark Kambangsemi, sebuah kawasan inovatif yang berfungsi sebagai sarana pemberdayaan masyarakat dengan berbagai program, mulai dari perkebunan hingga workshop.

Baca Juga :  Korban PHK Tidak Bisa Ambil JHT

Vita Mahreyni menekankan bahwa Ecopark Kambangsemi adalah bagian dari inisiatif lingkungan dan sosial SIG yang mendukung SIG Sustainability Roadmap 2030 dan Sustainable Development Goals (SDGs). “Inisiatif ini telah mengantarkan SIG Pabrik Tuban meraih PROPER Emas Tahun 2023 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK),” tutupnya.

SIG juga telah melakukan reklamasi di berbagai kawasan tambang yang dikelola oleh anak usaha dan unit usahanya, dengan total lahan yang direklamasi mencapai 488,44 hektare hingga tahun 2023. (Tiko)


sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB