Puasa sebagai Sarana Meningkatkan Ketakwaan

- Editorial Team

Selasa, 4 Maret 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk bertemu dalam majelis ilmu ini.

Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang setia mengikuti ajaran beliau.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada hari yang ketiga di bulan ramadhan ini marilah sedikit kita merenung tentang Puasa sebagai Sarana Meningkatkan Ketakwaan.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 183:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.” (QS. Al-Baqarah: 183)

Ayat ini menjelaskan bahwa puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan sarana untuk mencapai ketakwaan. Lalu, apa hubungan antara puasa dan ketakwaan?

Pertama, puasa melatih pengendalian diri.

Ketika berpuasa, kita menahan diri dari hal-hal yang halal seperti makan, minum, dan hubungan suami-istri di siang hari. Ini melatih kita untuk lebih mampu mengendalikan hawa nafsu dan godaan duniawi. Jika kita mampu menahan diri dari yang halal, tentu kita akan lebih mudah menahan diri dari yang haram.

Baca Juga :  Semangat Pantang Surut, Ratusan Siswa Terjang Banjir Demi Kompetisi Matematika Nalaria Realistik di SD Al Islam Cerme

Kedua, puasa meningkatkan kepekaan sosial.

Dengan merasakan lapar dan dahaga, kita menjadi lebih peka terhadap penderitaan orang lain, terutama mereka yang kurang beruntung.

Puasa mengajarkan kita untuk peduli, berbagi, dan meningkatkan rasa empati. Ini adalah salah satu bentuk ketakwaan, karena Allah SWT sangat mencintai hamba-Nya yang peduli terhadap sesama.

Ketiga, puasa mendekatkan diri kepada Allah.

Puasa adalah ibadah yang unik karena hanya Allah yang tahu apakah kita benar-benar berpuasa atau tidak. Ini melatih keikhlasan dan kesadaran bahwa Allah selalu mengawasi kita. Dengan demikian, puasa menjadi sarana untuk meningkatkan kualitas hubungan kita dengan Sang Pencipta.

Keempat, puasa membersihkan hati dan pikiran.

Dengan mengurangi aktivitas duniawi seperti makan dan minum, kita memiliki lebih banyak waktu untuk beribadah, berzikir, dan merenungkan diri.

Baca Juga :  LDKS dan Outbound Matsamuluh Mojopetung, Cetak Jiwa Pemimpin Lewat Tantangan Seru di Lamongan

Puasa membantu kita membersihkan hati dari sifat-sifat buruk seperti sombong, iri, dan dengki, sehingga hati kita menjadi lebih tenang dan siap menerima hidayah Allah.

Ketakwaan adalah tujuan utama dari puasa. Ketakwaan bukan hanya sekadar takut kepada Allah, tetapi juga mencakup kesadaran untuk selalu taat kepada-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan berusaha mendekatkan diri kepada-Nya dalam setiap aspek kehidupan.

Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan ini sebagai momentum untuk meningkatkan ketakwaan.

Jangan sampai puasa kita hanya sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi hati dan pikiran kita tetap jauh dari Allah. Jadikan puasa sebagai sarana untuk memperbaiki diri, mendekatkan diri kepada Allah, dan menjadi pribadi yang lebih baik.

Semoga Allah SWT menerima semua amal ibadah kita dan menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang bertakwa. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.


Post Views: 6

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru
Harapan di Ujung Keraguan – Girimu
Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah
Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal
International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2
Special Moment Pelepasan Siswa SD Muhammadiyah GKB 2 Gresik Lahirkan Suasana Haru dan Apresiasi Orang Tua
Pengajian Ahad Pagi PDM Gresik: Teladan Besar dari Kisah Bapak Para Nabi, Ibrahim 
Paijo Bilang Jangan Sombong, Pesan Seru di Balik Lomba Menggambar Milad ke-25 Spemdalas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:54 WIB

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru

Rabu, 10 Juni 2026 - 03:53 WIB

Harapan di Ujung Keraguan – Girimu

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:52 WIB

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:51 WIB

Dari Pudak hingga Nasi Krawu: Saatnya Pendidikan Karakter Anak Berakar pada Kearifan Lokal

Selasa, 9 Juni 2026 - 00:49 WIB

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Video Kaleidoskop dan Kenangan Al Fatih Tutup Special Moment #12 dengan Haru

Rabu, 10 Jun 2026 - 12:54 WIB

Muhammadiyah Gresik

Harapan di Ujung Keraguan – Girimu

Rabu, 10 Jun 2026 - 03:53 WIB

Muhammadiyah Gresik

Farikha Ingatkan Siswa Berlian Primary School Jaga Adab dan Tilawah

Selasa, 9 Jun 2026 - 18:52 WIB

Muhammadiyah Gresik

International Dance Tampil Memukau di Special Moment #12 SD Muhammadiyah GKB 2

Selasa, 9 Jun 2026 - 00:49 WIB