Pupuk Mulai Langka Petani Resah

- Editorial Team

Kamis, 22 Desember 2016 - 20:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Petani kabupaten Gresik mulai resah pasalnya di saat tanaman mereka masuk musim tanam, pupuk yang biasanya di pakai untuk menyuburkan padi mengalami kelangkaan. Alhasil harga pupuk mengalami kenaikan signifikan.

seperti pengakuan H. Zafin petani asal Desa Bolo Ujungpangkah itu pun menyesalkan terkait kelangkaan pupuk bersubsidi.
“Sejak awal bulan lalu saya mencari pupuk tetapi tidak ada, kalau ada pun harganya sangat mahal” katanya.

Selain resah karena pupuk langkah dan harganya mahal, petani pun khawatirkan produktifitas hasil pertanian mereka menurun. “Kalau pupuk bersubsidi masih terus langkah dan mahal, kami khawatir hasil panen menurun dan kerugian bagi petani” terang H. Zafin.

Menurut informasi dari berbagai pihak kelangkahan pupuk bersubsidi menyebar se kabupaten Gresik dan berlangsung 10 hari.

Ketua kelompok tani Manyar, Ali wahyudi menambahkan bahwa pupuk langkah ini sudah merata mulai dari Gresik kawasan utara sampai selatan. “Saya sempat menghubungi teman teman petani Balongpanggang dan Cerme mereka juga mengeluhkan kelangkahan pupuk bersubsidi” Tegasnya.

Baca Juga :  Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Sementara itu pihak KUD Ujungpangkah dan Manyar yang biasanya menjual pupuk bersubsidi, membenarkan terkait kelangkahan pupuk. “Memang sudah seminggu pupuk langkah dan kalau ada pun mahal” ucap petugas KUD.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB