SQ Sambangi Korban Banjir Benjeng

#

image

Kabargresik_ Bupati Gresik,  Sambari Halim Radianto dan Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim,  mengunjungi dua wilayah banjir di Gresik yaitu di Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang, Jum’at (19/12).
 
Setidaknya sudah 16 desa yang tergenang di dua wilayah kecamatan Benjeng dan Balongpanggang Gresik ini. Untuk Kecamatan Balongpanggang, air menggenangi 8 (delapan) desa masing-masing Desa Wotansari, Sekarputih, Banjaragung, Pucung, Balongpanggang, Kedungpring dan Karangsemanding. Sampai sore ini di wilayah kecamatan Balongpanggang, banjir sudah menggenangi 763 rumah.
 
Untuk wilayah kecamatan Benjeng, Banjir juga menggenangi 8 (delapan) desa, masing-masing Desa Sedapurklagen, Deliksumber, Kedungrukem, Munggugianti, Lundo, Kalipadang, Bulurejo dan Karangan Kidul. Tentang kerugian serta rumah yang tergenang, sampai sore ini belum ada laporan. “Saat ini masih kami data, karena keadaan bisa saja berubah” ujar Camat Benjeng Suryo Wibowo kepada Kabag Humas Suyono.
 
Saat mengunjungi banjir, dua petinggi Gresik ini melihat kesiapan tim evakuasi serta bantuan sembako dari Badan penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik. “Karena kami sudah menerima tanda-tanda banjir datang, maka sejak tadi malam kami sudah perintahkan BPBD Gresik untuk menyiapkan segala sesuatunya baik itu tim evakuasi dengan perahu karet serta bantuan sembako untuk konsumsi korban banjir”, katanya.
 
Ketika Rombongan Bupati ada di wilayah Banjir, nampak ketinggian air di jalan Raya Benjeng-Balongpanggang mencapai 20-40 cm. Sedangkan di wilayah desa-desa ketinggian air  mencapai 50 hingga 100 Cm. Banjir Juga menggenangi Pasar Benjeng yang terletak di Desa Bulurejo. Ketinggian air di stand pasar tersebut bahkan sampai sepinggang orang dewasa. Tampak beberapa pedagang mengamankan barang dagangannya.
 
Saat keadaan air semakin meninggi, didepan Kantor Camat Benjeng para petugas BPBD Gresik terpaksa menyuruh kembali beberapa pengendara motor. Hal ini karena air disepanjang jalan Benjeng-Balongpanggang keadaan air sudah tidak memungkinkan untuk motor. “Itu banyak motor yang mogok” ujar petugas sambil menunjuk pengendara motor yang menuntun motornya.
 
Melihat kenyataan ini, Bupati berharap hari ini tidak turun hujan. “Kalau sore sampai malam nanti tidak turun hujan terutama di wilayah hulu sungai Lamong, yaitu Mojokerto dan Jombang. dapat dipastikan besok pagi air sudah surut”tambah Sambari didampingi Wakil Bupati Gresik, Mohammad Qosim serta Kepala BPBD Gresik, Abu Hasan. (sdm)

Editor: sutikhon

About Editor02

Check Also

Bupati Gresik Mendorong Afirmasi PPPK Untuk Nakes

# Semangat berkurban tenaga kesehatan (Nakes) harus diimbangi dengan apresiasi yang tinggi, diantaranya dengan mendorong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.