Stesia Ajari IKM Gresik Kelola Keuangan Dengan Tepat

- Editorial Team

Jumat, 11 Mei 2018 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com Penyakit dari pelaku usaha kecil adalah tidak tertib dalam administrasi, inilah yang menjadi fokus pelatihan bagi pelaku usaha kecil di Gresik.
Dinas Koperasi, Usaha Mikro Dan Perindag (Diskoperindag) Kabupaten Gresik menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya untuk melakukan pembinaan bagi Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) di Gresik,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ada 50 orang pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang ikut pembinaan yang berlangsung di Ruang Rapat Diskoperindag Gresik, Jum’at (11/5/2018). Pada Pembinaan yang dilakukan oleh LPPM Stiesia kali ini yaitu tentang pengawetan makanan dan minuman serta pembuatan neraca keuangan.

Hal ini senada keinginan pihak Diskoperindag Gresik yang disampaikan oleh Kepala Dinasnya Agus Budiono. Katanya, agar produk para IKM Gresik bisa diterima masyarakat. Maka perlu kiranya menggunakan bahan bahan terbaik.

Baca Juga :  Cindelaras Cafe Referensi Tempat Berbuka Puasa Di Panceng

“Jangan sekali-kali menggunakan pengawet, pewarna, dan pemanis yang tidak aman. Gunakan yang alami atau yang sudah direkomendasikan oleh Pihak Dinas/Departemen Kesehatan atau BP. POM. Hal ini penting, apalagi ada produk yang penjualannya sampai ke luar negeri” katanya.

Agus Budiono juga menyampaikan kepada para pelaku IKM yang hadir untuk segera mengurus hak patent. Menurut Agus Budiono jumlah IKM Gresik yang punya merek dan hak patent hanya sekitar 4%.

“Manfaatkan kesempatan ini terutama bagi mereka yang sudah punya merek agar mengurus hak patentnya. Daripada mengurus sendiri dengan biaya jutaan, lebih baik memanfaatkan kesempatan ini mengurus hak patent gratis melalui Diskoperindag” harapnya.

Sementara Ketua LPPM STIESIA Surabaya. Prof. Ir. Hening Widi Oetomo mengatakan, selain peningkatan kinerja LPPM dalam pengabdian masyarakat, kegiatan ini untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas IKM di daerah.

Baca Juga :  Muhammadiyah Bangun Pabrik Cairan Infus Sendiri di Malang: Menuju Kemandirian Kesehatan Nasional

“Kami sadar, materi yang kami berikan ini sangat dibutuhkan oleh para pelaku IKM. Kami menggandeng Universitas WR Supratman Surabaya untuk materi pengawetan makanan dan minuman. Sementara pihak Universitas Stiesia memberikan materi pembuatan neraca keuangan” katanya.

Masih menurut Hening Widi Oetomo, pihaknya melihat selama ini para pelaku IKM jarang membukukan keuangannya dengan baik. Sehingga antara modal dan keuntungan tidak termonitor dengan baik.

Disinilah kami melatih pembuatan neraca keuangan. Tentunya kedepan agar usaha mereka lebih akuntabilitas. Ketika Neraca keuangannya sudah baik, tentu mereka lebih optimis dalam pengembangan usaha. Dari segi permodalan akan lebih mendapat kepercayaan dari Bank dan pemasaran akan semakin baik. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB