Warga Manyar Dirikan Posko Pemenangan Bumbung Kosong

- Editorial Team

Minggu, 22 September 2024 - 16:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gerakan untuk memenangkan kotak kosong atau  bumbung kosong  di Pilkada Gresik terus bergulir. Kali ini warga Manyar yang tergabung dalam Koalisi Bumbung Kosong (KBK) mendirikan posko Pemenangan di Bukit Kapur Suci, Kecamatan Manyar, Gresik.

KBK ini dipelopori oleh Genpabumi (Gerakan Persatuan Pribumi) bersama sejumlah LSM dari perwakilan beberapa kecamatan. Hal ini sebagai bentuk perlawanan terhadap pasangan calon (paslon) tunggal di Pilkada Gresik.

Salah satu penggagas KBK yang juga warga Manyar, M Jauhan Farhat atau Gus Farhat mengatakan, ajakan untuk memilih bumbung kosong dilindungi secara konstitusi. Dia pun mengajak masyarakat yang tidak memiliki pilihan di Pilkada Gresik untuk tidak golput, melainkan memilih bumbung kosong.

“Gerakan ini merupakan bagian dari respons teman-teman yang berpihak pada suara bumbung kosong agar memiliki wadah tersendiri. Ini adalah wadah aspirasi yang dilindungi undang-undang,” ujar Gus Farhat, Minggu (22/9/2024).

Dia berkata, deklarasi kedua di Kecamatan Manyar ini sekaligus menandai didirikannya posko kemenangan bumbung kosong di Kedai Bukit Kapur Suci. Nantinya gerakan ini akan dilaksanakan masif ke sejumlah kecamatan yang lain.

“Langkah kami selanjutnya, melakukan deklarasi rutin setiap minggu atau dua kali seminggu di beberapa kecamatan. Termasuk mendirikan posko di Markas Genpabumi di Bukit Suci Manyar ini,” ungkapnya.

Dia juga berharap, dengan adanya gerakan KBK ini muncul para relawan dari tingkat kecamatan hingga desa untuk turut mengawasi bahkan bersedia menjadi saksi di TPS pada 27 November 2024 nanti.

Baca Juga :  Teguh Banding Abdul Chaliq Tak Gentar

“Kalau lawan kita (paslon tunggal) ini sistematis, maka kita harus melawan secara sistematis. Makanya dengan deklarasi di beberapa kecamatan akan terlahir relawan yang ikut mengawasi atau menjadi saksi bumbung kosong,” katanya.

Terkait dukungan pendanaan gerakan bumbung kosong, Gus Farhat menyebut gerakan ini murni dari iuran para sukarelawan, termasuk iuran seikhlasnya yang dikumpulkan sedikit demi sedikit.

“Seperti pada deklarasi bumbung kosong sebelumnya, saat ini kami juga mengumpulkan uang seikhlasnya melalui kardus keliling. Uang yang terkumpul akan dipakai untuk kegiatan deklarasi di tempat berikutnya,” paparnya. (Bel)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
BK DPRD Gresik Tindak Lanjuti Gaduh Permintaan Rumah Murah
Wongso Negoro Terpilih Aklamasi Ketua Golkar Gresik
Memaknai 80 tahun Kemerdekaan RI bagi kader Partai Golkar Gresik
Kejari Usut Dugaan Penyimpangan Dana Pilkada Gresik
Jiddan Salurkan 15.000 Paket Lebaran di Gresik dan Lamongan, Warga: Baru Kali Ini Merasakan Manfaatnya
Puluhan Ribu Warga Gresik Antusias Ikuti Jalan Sehat HUT ke-17 Partai Gerindra
Berita ini 1,233 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 18:16 WIB

Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 25 September 2025 - 22:18 WIB

BK DPRD Gresik Tindak Lanjuti Gaduh Permintaan Rumah Murah

Selasa, 2 September 2025 - 19:34 WIB

Wongso Negoro Terpilih Aklamasi Ketua Golkar Gresik

Jumat, 15 Agustus 2025 - 14:36 WIB

Memaknai 80 tahun Kemerdekaan RI bagi kader Partai Golkar Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi

Senin, 1 Jun 2026 - 21:30 WIB

10 pejabat Pemkab Gresik Terkaya

PEMERINTAHAN

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Senin, 1 Jun 2026 - 12:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Ryamizard Ryacudu Wafat, Haedar Nashir Berduka

Senin, 1 Jun 2026 - 03:27 WIB

PEMERINTAHAN

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB