19 PNS Ikut Test Sekolah S2

- Editorial Team

Selasa, 26 Januari 2016 - 14:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Gresik harus menseleksi calon peserta program tugas belajar Strata dua (S2) Pemerintah Kabupaten Gresik. Dari 9.675 jumlah PNS se Kabupaten Gresik, terseleksi secara administrasi19 orang yang bisa ikut seleksi lanjutan.  19 orang PNS tersebut yang saat ini mengikuti seleksi di ruang Argolengis Kantor Bupati Gresik lantai IV pada Selasa (26/1/2015).

Meski dalam APBD hanya dikuota 4 orang PNS, namun panitia seleksi yaitu BKD Gresik akan menyaring 19 peserta ini hingga menjadi 11 peserta. “Biarlah nanti pihak fakultas sendiri yang akan menseleksi, toh mereka akan diseleksi lagi dan bersaing dengan beberapa peserta dari Kabupaten lain. Kalau misalnya yang tersaring di PTN melebihi dari 4 maka akan kami anggarkan di PAPBD ” ujar Kepala Bidang Pendidikan dan Pelatihan BKD Dwi Setiawan.

Dari 19 peserta ini, mereka terbagi dalam beberapa pilihan jurusan dan perguruan tinggi sebagian besar yaitu 14 (empatbelas) peserta memilih 3 jurusan yaitu manajemen, keuangan dan lingkungan di Universitas Gajah Mada Jogjakarta. Sedangkan yang lain yakni 2 (dua) orang memilih jurusan di IPDN, 1 (satu) orang ke ITB dan 2 orang ke Universitas yang ada di Bandung (Jawa Barat).

Dalam sambutannya saat membuka pelaksanaan seleksi, Kepala BKD Gresik Nadlif berharap kepada para peserta yang nantinya lolos dan melaksanakan pendidikan, agar membawa nama baik instansi serta daerahnya. “Tunjukkan bahwa anda ini dari kota santri Gresik” tegasnya. Yang lebih penting menurut nadlif yaitu agar menempuh waktu belajar dengan hasil Indeks prestasi (IP) yang memuaskan.

Baca Juga :  PNS Wajib Netral

Menanggapi animo PNS Gresik yang ingin mengikuti tugas belajar ini, Kepala BKD Gresik, Nadlif menyatakan bangga. Pihaknya hanya bisa memfasilitasi keinginan mereka untuk meningkatkan profesionalitasnya masing-masing. “Tujuan kami satu, yaitu peningkatan mutu pelayanan kepada  masyarakat sehingga ada keunggulan dalam tingkat pelayanan. ” katanya.

Terkait waktu belajar yang mencapai dua tahun, Nadlif menekankan agar ada kerelaan dari keluarga yang bersangkutan. “Mengingat para PNS yang akan ikut tugas belajar ini adalah juga sebagai isteri atau suami, maka kami sejak jauh hari mengingatkan agar ada ijin serta tidak keberatan dari isteri atau suaminya. Ijin itu merupakan bagian dari kelengkapan persyaratan” papar Nadlif.  (Tik/K1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 5 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Ahad Pagi PCM Kebomas Bahas Kematian dari Medis & Syariat

Senin, 20 Apr 2026 - 01:32 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kepala SDM 1 Menganti Sampaikan Pidato Perdana

Minggu, 19 Apr 2026 - 16:30 WIB

Muhammadiyah Gresik

Tak Kuasa Menahan Haru, Teguh Abdillah Akhiri Jabatan di SD Mudri

Minggu, 19 Apr 2026 - 07:29 WIB