Ada Orang Asing, Warga Glatik Terganggu

- Editorial Team

Jumat, 3 November 2017 - 19:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kabargresik.com – Keberadaan orang asing yang disinyalir menjadi Tenaga Kerja Asing (TKA) di Desa Golokan Sidayu menjadi buah bibir masyarakat.

Beberapa informasi juga menyatakan jika TKA tersebut tinggal di salah satu rumah kontrakan yang berada di Desa Glatik, Kecamatan Ujungpangkah. 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut dibenarkan Kepala Desa Glatik Ujungpangkah, Sutrisno, ia menyatakan jika keberadaan orang asing itu bertempat disalah satu rumah di Desa Glatik Ujungpangkah. 

Baca Juga :  5 Media Lokal Gresik Menang Kompetisi BMC JMS 2025

“Sudah enam hari disini, parahnya tidak lapor ke pihak desa,” katanya, Jumat (03/11).

Baca Juga : TKA Cina Jadi Kuli Batu Di Golokan

Sutrisno menambahkan jika beberapa warganya sempat mengadu kepadanya perihal adanya orang asing disalah satu rumah kontrakan. 

“Warga Glatik kurang bisa menerima, rasa panik dan khawatir menghantui masyarakat,” jelas dia. 

Agar tidak menjadi gaduh di masyarakat, Sutrisno berharap agar pihak yang berwenang segera mengamankan orang asing tersebut.

“Orang luar desa kalau mau tinggal disini saja harus lapor, ini orang asing kok malah seenaknua tidak ada laporan sebelumnya, saya harap segera angkat kaki dari sini,” harapnya. 

Baca Juga :  STAI Ihyaul Ulum Gresik Luncurkan LP3H untuk Dukung Sertifikasi Halal UMKM

Seperti pemberitaan sebelumnya, beberapa orang asing dipekerjakan disektor non formal. Beberapa informasi juga menyebut TKA tersebut berasal dari Cina yang bekerja sebagai kuli batu di salah satu gudang di Desa Golokan Kecamatan Sidayu. Gudang tersebut akan digunakan sebagai pabrik pengolahan makanan. (Akmal)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 401 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB