HIPPA Wahas Sabet Juara II Nasional

- Editorial Team

Kamis, 25 April 2019 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) Tani Rukun Wahas Balongpanggang berhasil menyabet juara II dalam ajang bergengsi P3A tingkat Nasional mengungguli Provinsi Sumatera Utara dalam kategori Operasi dan Pemeliharaan Irigasi P3A wilayah Barat.

Untuk itu, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto di sela-sela kesibukannya menyempatkan diri memberikan ucapan selamat kepada kelompok tani yang tergabung dalam HIPPA Tani Rukun tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bertempat di ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik, Kamis (25/04), Bupati Sambari bertemu dengan perwakilan petani HIPPA Tani Rukun. Di sana, Bupati Sambari juga memberikan secara simbolis penghargaan dari kementerian PUPR atas diraihnya prestasi oleh HIPPA Tani Rukun tersebut.

“Kami pemerintah daerah sangat mengapresiasi atas prestasi yang diraih HIPPA Tani Rukun yang meraih juara kedua dalam ajang bergengsi tingkat nasional ini,” ujar Bupati Sambari saat bertemu dengan HIPPA Tani Rukun.

Baca Juga :  Lansia Asal Desa Jombangdelik Selamat Setelah Hanyut Terbawa Arus Saat Banjir

Dari prestasinya tersebut, HIPPA Tani Rukun menerima sejumlah bantuan dari Kementerian PUPR berupa satu unit motor roda tiga, 1 unit mesin potong rumput dan juga satu unit mesin gergaji kayu.

Bupati Sambari meminta kepada Dinas terkait agar tidak henti-hentinya memberikan pembinaan-pembinaan terhadap para petani dalam komitmennya meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Gresik.

Disisi lain, Bupati Sambari juga berharap kepada Himpunan Petani khususnya HIPPA Tani Rukun untuk mengembangkan inovasi, utamanya terkait dengan pertanian. Sehingga diharapkan dapat meminimalisir biaya yang dikeluarkan oleh para petani.

“Terkait dengan pola pertanian, Kita harus mampu menciptakan inovasi baru. Misalnya saja terkait dengan system irigasi yang handal. Kita bikin tempat penampungan air tadah hujan, sehingga air tadah hujan tersebut bisa kita cadangkan untuk pertanian tahap berikutnya disaat musim kemarau,” kata Bupati.

Baca Juga :  Wajib Hormati Yang Berpuasa

Sebab, inovasi seperti ini belum ada sebelumnya di daerah lain. Apalagi Kabupaten Gresik merupakan daerah yang kerap dilanda kekeringan. Maka inovasi semacam ini bisa kita terapkan di Gresik.

Upaya lain yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik selama ini, menurut Bupati Sambari adalah dengan program 1.000 sumur. “Saat ini upaya tersebut sudah mencapai progress 60 persen. Harapannya di masa akhir jabatan saya, progressnya sudah mencapai 100 persen,” harapnya. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB