Gresik Lakukan Isolasi Terpusat Di Gejos, Ini Persiapannya

- Editorial Team

Jumat, 30 Juli 2021 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyiapkan Rumah Sakit Lapangan Stadion Gelora Joko Samudro (Gejos) untuk isolasi terpusat terpadu di Gresik.

Untuk mematangkan program ini, pada Jum’at (30/7/2021) Bupati mengundang sejumlah pihak yang berkompeten untuk merealisasikannya. Bertempat di Ruang Graita Eka Praja, Bupati yang biasa disapa Gus Yani ini menyampaikan rencana sesuai instruksi Pemerintah Pusat yang disampaikan melalui Forkopimda Jawa Timur.

Menurut yang disampaikan anggota Forkopimda Jatim, isolasi terpusat ini untuk menyikapi keadaan dimana banyak kasus isolasi mandiri yang gagal dan berakir dengan kematian. Berdasarkan hal tersebut, Forkopimda Jawa Timur memerintahkan agar semua Bupati Walikota untuk mengubah kebijakan isolasi mandiri menjadi isolasi terpusat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami merencanakan program isolasi terpusat ini ada di Rumah Sakit Lapangan Gejos, karena tempatnya memungkinkan. Target kami, Rumah Sakit Lapangan Gejos bisa menampung seribu pasien. Mari kita bahas, apa saja yang harus kita lakukan”, papar Bupati yang akrab disapa Gus Yani ini saat membuka rapat pagi tadi.

Baca Juga :  DLH Gresik Benahi Alun-Alun, Besi Pagar Ditemukan Hilang

Ada beberapa penambahan yang mutlak harus dilakukan yaitu penambahan tempat tidur dan perbaikan beberapa ruangan seingga sesuai standard kebutuhan sebagai rumah sakit lapangan.

“Kami akan menambah tempat secara bertahap, dan akan saya tambah sesuai kebutuhan semuanya sudah kami siapkan. Begitu juga nakes, kami akan mengoptimalkan tenaga yang ada ditambah relawan. Untuk instalasi Oksigen sudah siap, tinggal mengalirkan saja” katanya.

Bupati yang juga didampingi Wakil Bupati Gresik Hj. Aminatun Habibah ini menyatakan bahwa kebijakan penanganan kasus covid di Gresik sudah optimal. Saat ini sudah ada 10 puskesmas untuk perawatan tingkat pertama pasien Covid-19 dan 5 Puskesmas untuk bersalin covid dan normal.

“Rumah Sakit Lapangan ini sifatnya hanya mendukung RS Ibnu Sina dalam penanganan pasien Covid-19. Sedangkan puskesmas adalah ujung tombak untuk menentukan tindakan lanjutan. Khusus untuk pasien sedang dan berat pasti akan di rujuk RS Ibnu Sina. Sedangkan yang tanpa keluhan, keluhan ringan menuju sedang di arahkan ke RS Lapangan. Semuanya dalam pengawasan RS Ibnu Sina” katanya.

Baca Juga :  More gallery modification windows 8

Baca Juga : Relawan Vaksinator Gresik Mulai Bekerja

Perlu diketahui, Stadion indoor Gelora Joko Samudro terdiri dari 3 lantai. Saat ini, stadion yang difungsikan sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 tanpa gejala ini hanya menempati sebagian ruang lantai I dan II. Sedangkan bila dioptimalkan bias menampung sampai seribu orang.

“Hari ini, kami langsung mengadakan survey ke lokasi, bagian mana yang bisa kita perbaiki dan kita tambahkan. Tentunya segala sesuatunya akan kita rundingkan dengan pihak RS Ibnu Sina” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gunawan Setijadi.

Plt Dirut RS Ibnu Sina dr. Rudyanto Dwi A Sp.PD juga menyatakan kesiapannya untuk membantu. Dia menyatakan akan mengirimkan beberapa tenaga tehnis untuk memodifikasi ruangan, termasuk memodif selang oksigen agar bisa dipakai lebih banyak sambungan.

Tampak beberapa Kepala OPD juga hadir yakni Kepala Dinas Kesehatan Gresik, Syaifuddin Ghozali, Kepala Dinas Lingkungan Hidup M. Najikh, Kepala BPBD Gresik Tarso Sagito, Kepala Polisi Pamong Praja Gresik Abuhasan. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Berita Terbaru

Berita Desa

UPZ Lowayu dan Klinik Annahdlah Gelar Pengobatan Gratis

Sabtu, 7 Nov 2026 - 13:05 WIB

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB