Tim Advokasi Mahasiswa Desak Polisi Periksa Panitia

- Editorial Team

Minggu, 10 November 2013 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Tim Advokasi Muhamadiyah mendesak polisi segera memeriksa Kepala Disbudparpora terkait kasus tewasnya tiga aktivis lingkungan dan 2 diantaranya mahasiswa Universitas Muhamadiyah Gresik dalam teragedi kapal tenggelam ketika Bakti sosial penanaman mangrove  yang digagas Disbudparpora Gresik.

Ketua Tim Advokasi Nizam, mengatakan polisi seharusnya segera menuntaskan permasalah ini, karena kasus tersebut sudah sepekan lebih, dan polisi hanya berkutat memeriksa saksi-saksi., sementara Disbupparora atau panitia belum  di periksa.

“Kami mendesak polisi secepatnya memeriksa Disbudparpora agar permasalahan segera selesai” kata Nizam Hafid.

Selain itu dia juga mendesak agar Kepala disbudparora mengundurkan diri dari jabatannya, karena yang bertanggung jawab dari petaka tersebut adalah Kadisbudparpora, “ Seharusnya kegitan terebut disertai safety , melihat kegiatan tersebut di tempat yang rawan” Kata Nizam.

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Ayub Azhar Diponegoro mengatakan, hari senin besok pihaknya baru akan memanggil pihak camat, selanjutnya baru panitia  penyelenggara dipanggil meskipun pihaknya belum menjaddwalkan pemanggilan panitia peyelenggara.

Baca Juga :  Mayat Terbungkus Kardus Gegerkan Warga Kedamean

“Besok surat panggilan kepada camat baru kami layangkan, kami belum tau kapan dinas terkait kami panggil, yang jelas kami masih menunggu keterangan dari camat” kata Ayub.

Sudah belasan saksi dipanggil polres Gresik untuk dimintai keterangan terkait tewasnya tiga aktivis dalam acara baksos yang digagas Disbudparpora, namun hingga sekarang Polisi belum berani memberikesimpulan siap-siapa yang nantinya ditetapkan menjadi tersangka. (Tik)

Editor: Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB