Nurul Terpaksa UN Di RS

- Editorial Team

Senin, 14 April 2014 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_  Nurul Kholidah Oktaviana (17), siswa Sekolah Menengah Kejuruan Nahdlatul Ulama’ (SMK NU) Trate Gresik, terpaksa mengikuti Ujian Nasional (UN) di Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG).

Menurut Orang Tua Nurul, Ummu Syafiah (42), kondisi putrinya mulai drop dua hari menjelang UN di gelar secara serentak pada hari ini.

“Pas hari Jum’at itu Nurul masih berobat jalan, tapi sejak Jum’at malam hingga Sabtu siang, badannya Nurul semakin panas. Saya khawatir, lalu saya bawa dia ke rumah sakit.” Katanya pada Senin Pagi (14/4/2014).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ummu juga menambahkan bahwa Kepala Sekolah Nurul juga memberikan kelonggaran dengan tidak memaksakan Nurul untuk mengikuti UN jika kondisinya tidak memungkin.

Baca Juga :  Ibu Rumah Tangga di Driyorejo Diduga Bunuh Diri dengan Terjun ke Sungai Kalimas

“Kepala Sekolahnya Nurul bilang ke saya, “Ndak usah dipaksakan lho Bu, lihat kondisinya Nurul saja, kalau memang tidak memungkin insyallah kita upayakan ujian susulan,” Kata Ummu sambil menirukan saran Kepala Sekolah kepada Putrinya.

Ummu juga menambahkan, berdasarkan diagnosis Dokter RSMG, putrinya terserang penyakit Typhus dan harus mendapatkan perawatan intensif di ruang Paviliun Arofah 1 RSMG.

Kendati sakit, Nurul bersikeras mengikuti UN, dengan memboyong beberapa buku pelajaran yang akan diujikan di hari pertama UN berlangsung.

Sekitar pukul 07.15 WIB, beberpa orang Petugas Sub-Rayon SMK bersama Pengawas UN datang membawa soal UN untuk Nurul. Nurul pun yang sebelumnya terbaring di Ruang Paviliun 1, dipindah ke Paviliun 8 yang lebih sepi dengan menggunakan kursi roda.

Baca Juga :  Mts Al Karimi Adakan Persami

Ibu Nurul yang menunggu diluar ruang, nampak berkaca-kaca melihat semangat putrinya yang ingin mengikuti ujian , ia tidak menyangka putrinya harus menyelesaikan ujian dengan jarum infus yang masih menempel dan tanpa teman-teman sekelasnya,

“Yah.. Semoga saja, mas, Nurul bisa mengerjakan ujian dengan baik, dengan mudah, dan mendapat nilai bagus, Orang tua ini cuma bisa berdoa mas” pungkasnya, sambil menghempaskan nafas panjang. (Chidir).

Editor: zumrotus

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara
Simfoni Pagi SDN 94 Gresik, Patriotisme Menggema
Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP
Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal
BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah
GEC Sekapuk dan Nurul Hayat Beri Kado Yatim
Guru SDN 94 Gresik Tukar Hampers Lebaran
SDN 94 Gresik Tutup Pondok Ramadan dengan Santunan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 14:15 WIB

Kolaborasi Siswa Kelas 5-6 SD Negeri 94 Gresik di Upacara

Kamis, 2 April 2026 - 09:33 WIB

Simfoni Pagi SDN 94 Gresik, Patriotisme Menggema

Sabtu, 28 Maret 2026 - 14:47 WIB

Muscab PKB Gresik Tanpa Pemilihan, Ketua Ditentukan DPP

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:13 WIB

Kompak Berbusana Hitam, SDN 94 Gresik Gelar Halalbihalal

Selasa, 17 Maret 2026 - 16:40 WIB

BIP Janji Serap 60% Tenaga Kerja Lokal Bungah

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Workshop Aisyiyah Dukun Dorong Keluarga Sadar Hukum

Selasa, 14 Apr 2026 - 01:15 WIB

Muhammadiyah Gresik

Lazismu Gresik Optimistis Realisasikan Target Penghimpunan Kurban

Senin, 13 Apr 2026 - 16:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Raker Dikdasmen PNF Kedanyang : Dari Pantun ke Kebijakan,

Minggu, 12 Apr 2026 - 22:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

Rihlah Asrama SBS Spemdalas; Segarkan Jiwa, Menguatkan Karakter

Minggu, 12 Apr 2026 - 13:10 WIB