PT KAI Terapkan Gapeka 2025: Jadwal Baru Commuter Line Jenggala Tuai Pro dan Kontra

- Editorial Team

Kamis, 16 Januari 2025 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi mengumumkan penerapan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2025 mulai 1 Februari 2025. Salah satu perubahan signifikan terjadi pada Kereta Api Commuter Line Sindro rute Sidoarjo-Indro yang kini dilebur menjadi Kereta Api Commuter Line Jenggala. Rute baru ini juga diperpanjang menjadi Loop Line dengan jalur Indro-Mojokerto.

Menurut PT KAI, Commuter Line Jenggala akan beroperasi dengan dua rangkaian kereta (trainset) untuk melayani rute Surabaya Pasar Turi, Babat, Mojokerto, Sidoarjo, hingga Indro, Gresik. Jadwal keberangkatan dan kedatangan di Stasiun Indro dimulai pukul 07.45 pagi hingga keberangkatan terakhir pukul 18.25.

Namun, perubahan jadwal dan rute ini menuai beragam tanggapan dari masyarakat Gresik, terutama pekerja dan mahasiswa yang rutin menggunakan layanan kereta api ini. Sejumlah pengguna Instagram membagikan pendapat mereka melalui laman @inigresik.

Pengguna @ekkyarifratana menyambut baik adanya keberangkatan setelah waktu Maghrib.
“Wahhh Alhamdulillah onok mari maghrib,” ujarnya.

Namun, tidak sedikit pula yang merasa jadwal baru ini kurang cocok dengan kebutuhan perjalanan sehari-hari.
“Keberangkatannya jadi makin siang tidak ramah bagi pekerja dan mahasiswa,” tulis pengguna @mufaroha.

Komentar serupa juga datang dari @pramudyaarif90 yang menyoroti jadwal keberangkatan pagi yang dianggap terlalu siang.
“Sedih ini yang pagi datangnya makin siang, ga bisa ngejar kuliah jam 9,” tandasnya.

Baca Juga :  447 Polisi Amankan Aksi 2012

Stasiun indro

Kritik terhadap jadwal baru ini juga mencuat, terutama terkait efisiensi waktu dan potensi dampaknya terhadap lalu lintas.
“Ini target penumpangnya siapa ya? Mau dipakai berangkat kerja, sudah kesiangan, dipakai pulang kerja, sudah kemalaman,” tegas @hoirurhnr.

Pengguna lainnya, @febriana.dk, menyoroti potensi kemacetan yang bisa terjadi di perlintasan Romokalisari.
“Jam 07.45 dan 17.07 udah ada kajian bikin macet di rel Romokalisari kah @dishubsurabaya @dishub.kabgresik @kai121?”

Sementara itu, pihak PT KAI belum memberikan pernyataan resmi mengenai kemungkinan evaluasi jadwal ini. Publik menantikan langkah-langkah PT KAI dalam menyelaraskan jadwal kereta api dengan kebutuhan masyarakat Gresik dan sekitarnya.

Penulis : Daiel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 1,235 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB