Puluhan Umat Konghucu Sembahyang di Klenteng Kim Hin Kiong, Rayakan Imlek 2576 dengan Doa dan Harapan

- Editorial Team

Rabu, 29 Januari 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan umat Konghucu memadati Klenteng Kim Hin Kiong di Jalan Setiabudi, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik, untuk melaksanakan sembahyang dalam rangka menyambut Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, Selasa (29/1/2025). Klenteng tertua di Pulau Jawa ini menjadi saksi ritual ibadah yang penuh khidmat dan sarat makna.

Sembahyang Imlek merupakan tradisi wajib bagi umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa lainnya yang menganut agama Buddha dan Taoisme. Ritual ini dilakukan sebelum dan sesudah pergantian tahun sebagai ungkapan syukur dan doa untuk kehidupan yang lebih baik.

Salah satu ritual utama dalam perayaan ini adalah ibadah zhu xi atau chuxi, yang berarti malam penutupan tahun dalam bahasa Mandarin. Ibadah ini dilaksanakan pada hari terakhir di bulan ke-12 Kongzili (shi eryue sanshiri), menjelang pergantian tahun antara pukul 23.00 hingga 01.00 dini hari.

Ginza Limantoro, salah satu pengunjung klenteng, berharap momen Imlek tahun ini membawa keberkahan dan kedamaian bagi dirinya serta seluruh masyarakat Indonesia.

“Harapannya dari Imlek kali ini, agar ke depannya bisa menjadi orang yang lebih baik dari sebelumnya. Semoga bangsa Indonesia juga semakin rukun dan tentram,” ujarnya.

Ketua Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kim Hin Kiong, Tan Sutanto, menekankan pentingnya nilai toleransi dalam perayaan Imlek. Ia berharap perayaan ini semakin mempererat persatuan bangsa.

Baca Juga :  FKUB Sosialisasi Peraturan Kerukunan Beragama

“Momen Imlek ini menjadikan Indonesia lebih aman dan tentram karena memperkuat toleransi antar umat beragama,” kata Sutanto.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa Imlek adalah momen refleksi diri atas perjalanan hidup selama satu tahun terakhir.

“Imlek menjadi refleksi diri, di mana kita mengingat kembali apa yang telah kita lakukan selama setahun ini. Ini juga menjadi pengingat akan kesehatan yang diberikan oleh Sang Pencipta,” tambahnya.

Tahun Baru Imlek 2576 kali ini memasuki tahun Ular Kayu, yang dalam astrologi Tionghoa diprediksi sebagai periode penuh perubahan dan transformasi. Banyak yang berharap tahun ini membawa keberuntungan dan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Tiko

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Berita Terbaru

Suara Dewan

DPRD Gresik Dorong Warga Dukun Pahami Aturan Pemakaman

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:27 WIB

NU Gresik

Manasik Haji 2027: KBIHU Annahdlah Siapkan 7 Sesi Bimbingan

Sabtu, 12 Sep 2026 - 23:34 WIB

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB