Gresik United Kalah Tipis dari Persiku Kudus dalam Laga Playoff Degradasi Liga 2

- Editorial Team

Jumat, 14 Februari 2025 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gresik United menelan kekalahan 1-0 dari Persiku Kudus dalam laga lanjutan babak playoff degradasi Liga 2 musim 2024-2025 yang digelar di Stadion Wergu Wetan, Kudus, Kamis (13/2/2025).

Gol tunggal dalam pertandingan ini dicetak oleh pemain belakang Persiku, Jajang Mulyana, pada menit ke-41. Sundulan akurat Jajang memanfaatkan umpan matang dari sisi kanan berhasil menempatkan bola ke sudut gawang yang sulit dijangkau oleh kiper Gresik United.

Pertandingan berjalan sengit sejak awal dengan kedua tim berusaha menciptakan peluang. Gresik United sempat melancarkan protes keras ketika pemainnya terjatuh di kotak penalti Persiku pada menit ke-22. Namun, wasit tidak melihat insiden tersebut sebagai pelanggaran oleh kiper Lutfi Masrohan. Protes keras pemain Gresik United bahkan membuat mereka sempat keluar lapangan sebagai bentuk ketidakpuasan.

Meskipun gagal mendapatkan penalti, Gresik United terus menyerang. Namun, barisan pertahanan Persiku mampu menghalau setiap serangan yang dilancarkan. Sebaliknya, Persiku Kudus lebih efektif dalam memanfaatkan momentum, dan gol Jajang Mulyana menjadi penentu kemenangan.

Kemenangan ini membawa Persiku Kudus naik ke posisi kedua klasemen sementara Grup J dengan 12 poin, semakin dekat dengan zona aman dari ancaman degradasi. Sementara itu, Gresik United masih berada di posisi ketiga dengan 8 poin, yang berarti mereka harus meraih kemenangan dalam dua laga terakhir untuk bertahan di Liga 2.

Pelatih Gresik United, Djajang Nurdjaman, mengakui timnya sudah bermain baik sejak menit pertama. Namun, keputusan wasit yang tidak memberikan penalti di awal laga mengganggu fokus pemain. “Seharusnya kami mendapatkan penalti, tetapi wasit tidak memberikannya. Keputusan-keputusan seperti ini jelas mempengaruhi permainan kami,” ujar Djajang.

Baca Juga :  LFG 2017 : HFS Sparta Hadang Laju Adiha FA

Djajang juga menyayangkan kepemimpinan wasit yang dinilai berat sebelah. “Kami dicurangi wasit di pertandingan ini. Ini wasit muda, kenapa masih ada yang seperti ini? Wasit muda seperti ini jelas tidak membantu perkembangan sepakbola Indonesia,” ungkapnya.

Meski demikian, Djajang tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya. “Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi hasilnya belum berpihak kepada kami,” ujarnya.

Samsul Arifin, pemain Gresik United, mengungkapkan bahwa timnya sudah berjuang, meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan. “Kami sudah berjuang, tetapi hasilnya memang belum sesuai harapan,” pungkasnya.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tendangan Penalti: Sejarah Hukuman yang Mengubah Wajah Sepak Bola
Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026
Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Akibat Tergerus Air Hujan
Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban
Pelajar Gresik Adu Strategi di Student Chess Championship
Gresik United Tekuk Persiba Bantul 1-0
Gresik United Raih Kemenangan Perdana 3-1
Gresik United Launching 30 Pemain dan Jersey Anyar
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 22:53 WIB

Tendangan Penalti: Sejarah Hukuman yang Mengubah Wajah Sepak Bola

Selasa, 6 Januari 2026 - 21:38 WIB

Gresik Phonska Plus Perkenalkan Skuad Proliga 2026

Senin, 5 Januari 2026 - 11:05 WIB

Jogging Track Stadion Gelora Joko Samudro Ambles Akibat Tergerus Air Hujan

Senin, 22 Desember 2025 - 22:40 WIB

Dua Emas SEA Games dari Gresik: Alma & Robby Pulang Bawa Keajaiban

Senin, 15 Desember 2025 - 00:16 WIB

Pelajar Gresik Adu Strategi di Student Chess Championship

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Hadirkan Camat Gresik, Spemdalas Jalankan Program Orang Tua Mengajar 

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:03 WIB

Muhammadiyah Gresik

Milad ke-56 TK Aisyiyah Bungah: Senam, Kebaya, dan Loyalitas

Senin, 12 Jan 2026 - 18:00 WIB