Jembatan Jrebeng Driyorejo Kembali Berlubang, Kemacetan Parah Terjadi

- Editorial Team

Rabu, 14 Mei 2025 - 01:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerusakan Akibat Curah Hujan Tinggi
Pada Selasa, 18 Mei 2025, Jembatan Jrebeng di Raya Legundi, Kecamatan Driyorejo, kembali berlubang. Tebal arus air hujan mengikis aspal hingga retak. Akibatnya, lubang menganga di beberapa titik.

Jembatan ini menghubungkan Gresik, Driyorejo, dan Sidoarjo, Krian. Selain itu, jalan provinsi tersebut sering dilalui truk berat. Oleh karena itu, antrian panjang kerap muncul di simpang empat Legundi.

Kendaraan roda empat dan truk tak berani melaju normal. Bahkan, motor harus merayap perlahan agar aman. Kondisi ini memperpanjang waktu tempuh hingga berjam-jam.

Salim, pengendara motor asal Krian, menyatakan kerusakan bukan pertama kali. “Lubang ini sudah sering muncul, namun belum diperbaiki,” ujarnya. Ia berharap instansi terkait segera menanganinya.

Sementara itu, sopir truk Faisal mengeluhkan lamanya antrean. Ia menuturkan, “Saya harus menunggu berjam-jam demi melewati jembatan berlubang ini.” Selanjutnya, ia meminta perbaikan agar lalu lintas lancar.

Baca Juga :  Ini Cerita Warga Sekargadung Tentang Tikus Ditukar Pupuk

Upaya Pengaturan oleh Satlantas
Kanitlantas Driyorejo, Ipda Aang Sutikno, mengungkapkan, petugas Satlantas Polres Gresik kini mengatur lalu lintas. Selain itu, mereka mengimbau pengendara roda empat memilih jalur alternatif.

Pengguna jalan khawatir lubang semakin parah dan memicu kecelakaan. Oleh karena itu, masyarakat meminta Pemprov Jawa Timur dan instansi terkait mempercepat perbaikan.

Dengan penanganan segera, diharapkan arus lalu lintas kembali lancar dan aman.

Penulis : Daniel Andayawan

Editor : Nobel Danial Muhammad

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 226 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB