Uji Emisi Kurangi Polusi

- Editorial Team

Senin, 8 Juni 2015 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Badan Lingkungan Hidup (BLH) melakukan uji Emisi Kendaraan bermotor, Senin (8/6/2015) dilaksanakan di halaman kantor Bupati Gresik.

Menurut Kabag Humas Pemda Gresik Suyono, BLH mentargetkan 250 kendaraan roda 4.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“ada kenaikan kalau pada tahun lalu hanya 230 kendaraan, seiring bertambahnya jumlah kendaraan bermotor maka uji emisi ini kami tingkatkan menjadi 250 kendaraan” ujarnya Suyono disela pelaksanaan uji emisi.
 
Dibanding tahun sebelumnya, pada uji emisi kali ini tampak terlihat ada peningkatan kwalitas perbaikan dan adanya penurunan jumlah kendaraan yang tidak lolos uji.

“Kalau dulu masih banyak kendaraan yang tidak lolos atau hasil uji emisinya buruk. Pagi ini dari 50 kendaraan yang sudah berhasil kami uji semuanya lolos uji dan baik gas buangnya” katanya.

Baca Juga :  Persegres Lirik Sponsor Malaysia

”Tahun sebelumnya ada sekitar 30 kendaraan yang tidak lolos uji emisi” tambahnya.
 
Pada pemeriksaan uji emisi kali ini BLH Gresik menjaring semua kendaraan Dinas berplat merah ataupun kendaraan berplat hitam yang masuk di area Lingkungan kantor Bupati Gresik.

Pemeriksaan dilakukan pada kendaraan roda 4 baik yang ber BBM Premium maupun solar. “Parameternya berbeda antara kendaraan premium dan solar serta tahun pembuatannya juga ikut berpengaruh dalam menentukan pemeriksaan” katanya.
 
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sumarno mengatakan, uji emisi yang bekerjasama dengan salah satu dealer otomotif terkemuka di Gresik ini BLH hanya memerikasa 2 (dua) unsur dalam gas buang kendaraan bermotor yaitu Carbonmonoksida (CO) dan Hydro Carbon (HC).

Baca Juga :  Bagikan Kue Sebelum Berangkat Olimpiade

“Untuk di Gresik kami hanya memeriksa 2 unsur tersebut yang paling penting, karena kedua unsur tersebut yang berpotensi terhadap pencemaran lingkungan ” ungkap Sumarno.  
 
Masih menurut Sumarno, hanya pemeriksaan uji emisi CO dan HC saja yang lazim digunakan di Indonesia.  Kalau mau lengkap dan menyeluruh pemeriksaan dilakukan pada kandungan unsur senyawa hidrokarbon (HC), karbonmonoksida (CO), karbondioksida(CO2), oksigen (O2) dan senyawa nitrogenoksida (Nox).

“Itu membutuhkan waktu dan alat yang lebih lengkap dan di Indonesia hal itu jarang digunakan” ujarnya menjelaskan. (sdm) 

Editor: zumrotus

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Berita ini 13 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Berita Terbaru