Wali Murid SD Almadany Baksos ke Panti Nurul Ulum Ngargosari Kebomas

- Editorial Team

Selasa, 23 September 2025 - 21:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

GIRIMU.COM — Wali murid SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany) Kebomas, Gresik yang tergabung dalam Paguyuban Kelas VI melakukan kegiatan bakti sosial (baksos) di Panti Nurul Ulum Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik, Selasa (23/9/2025). Dalam baksositu, mereka juga didampingi oleh pengurus Ikwam SD Almadany.

Sebanyak 10 perwakilan wali murid itu terdiri atas perwakilan Ikwam 5 orang, pengurus paguyuban kelas 6 Ibnu Al-Haytham 5 orang, dan dari Paguyuban Kelas VI Abu Rayhan Al-Biruni 2 orang. Bunda-bunda itu menuju ke panti yang letaknya di Pondok pesantren Salafiyah Nurul Ulum Kebomas Gresik di Jl. Dewi Sekardadu No. 24, RT 02/RW 01, Gunung Anyar, Ngargosari, Kec. Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ketua Paguyuban 6 Ibnu Al-Haytham, Nur Rahayu, SE, didampingi Koordinator baksos,  Nur Diyah Ayu Retnowati, dana baksos ini murni berasal dari Ikwam dan Paguyuban 2 kelas serta dari hamba Allah yang tak mau disebutkan.

”Total kami menerima Rp 2.765.000, “ ujar wali murid dari Dayana Batrisya Sujatmiko ini.

Dari dana yang terkumpul, dibelanjakan untuk pembelian sembako, nasi kotak, dan kue brownies, serta sisa uang Rp 1.700.000, diserahkan ke pihak yayasan.

Pihak yayasan yang diwakili Ustadzah Anis bersama 4 santrinya begitu terkesan dengan kehadiran wali murid SD almadany ini. “Mewakili Pak Yai yang sedang sakit, kami mengucapkan jazakumullah khoiron jaza untuk ibu-ibu semua,” ujarnya.

Baca Juga :  Asah Bakat, Siswa Muhammadiyah Gelar Hunting Photography

Dia menceritakan, bahwa yayasan ini menampung anak-anak kurang mampu, baik itu usia sekolah maupun sudah lulus, tidak ada batasan usia, bahkan ada juga disabilitas. Pihak Yayasan, katanya, tidak pernah menolak siapa pun untuk tinggal, dan mereka tidak pernah membuat proposal maupun bantuan untuk meminta minta, tetapi mereka juga tidak pernah menolak uluran tangan.

Sebelumnya, sumber pendanaan ada usaha mereka sendiri, yakni pembuatan tempe. Tetapi, setelah pandemi usaha itu tidak bisa dilakukan lagi, karena santri masuknya sudah full day, sehingga menghalangi waktu produksi pembuatan tempe ini.

Pondok Pesantren Salafiyah Nurul Ulum Kebomas ini merupakan pondok yang didirikan pada tahun 1980. Saat ini ponpes sudah mengurusi anak yatim piatu, keluarga prasejahtera dan beberapa anak berkebutuhan khusus. Yang usia sekolah disekolahkan di sekolah-sekolah sekitar pondok. Dan setelah pulang sekolah, dimulailah agenda di pondok.

Mayoritas anak santri yang berada di popes Salafiyah Nurul Ulum sudah tidak dibiayai atau keluarganya sudah lepas tangan secara finansial. Tentunya dengan kondisi seperti itu segala biaya ditanggung oleh pemilik pondok, Gus Jauhari dan istrinya. Biaya perlengkapan seperti makan, pakaian, dan pendidikan saat ini berasal dari penghasilan Gus Jauhari.

Kebutuhan para santri tersebut diperoleh dari hasil hasil beternak 7 ekor kambing, dan beberapa usaha Gus Jauhari. Tentu dengan usaha tersebut untuk membiayai 50 orang dan keluarganya mustahil untuk mencukupi kebutuhan sehari-harinya. Keadaaan yang sangat memprihatinkan membuat Gus Jauhari dan sang istri tidak menyerah dengan keadaan. Karena mereka percaya, untuk anak-anak yatim pasti Allah sudah menjamin rezekinya dari jalan-jalan yang tidak terduga.

Baca Juga :  Malam Abata SD Almadany: Libatkan Allah dalam Setiap Urusan

Ketua Ikwam SD Almadany, Janita Firda Naini mengungkapkan alasan dipilihnya yayasan ini sebagai lokasi baksos. Selain untuk membantu kebutuhan pangan dan sarana peralatan sekolah para santri, bakti sosial ini juga wujud kepedulian wali murid SD Almadany kepada masyarakat yang tengah membutuhkan bantuan.

“Juga memotivasi anak-anak panti asuhan Salafiyah Nurul Ulum untuk semangat belajar menggapai cita-cita,” terangnya.

Perwakilan pengurus yayasan Panti Asuhan Salafiyah, Nurul Ulum pada kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih kepada ibu-ibu yang telah memberikan motivasi untuk anak asuhnya.

“Kami juga akan terus memberikan motivasi agar tidak patah semangat untuk terus melanjutkan pendidikan agar mimpinya terwujud. Semoga Ikwam SD Almadany dan Paguyuban Kelas VI semakin sukses dan jaya” ungkap wakil Pengurus Panti Asuhan Salafiyah Nurul Ulum. (*)

Kontributor: Mahfudz Efendi


Post Views: 2

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda
Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia
SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan
Kadis Pendidikan Gresik Resmikan Dalaz Magazine
Classmeeting II Smamio: Tiga Hari Penuh Kebersamaan, Tawa, dan Eksplor Talenta
Serunya Game di Tengah Padatnya Agenda Perkemahan SD Almadany
45 Siswa SD Muhammadiyah 1 Menganti Wisuda Tahfidz Juz 30
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 19:08 WIB

Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia

Senin, 15 Juni 2026 - 10:07 WIB

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Senin, 15 Juni 2026 - 01:06 WIB

Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:05 WIB

SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 22:03 WIB

Classmeeting II Smamio: Tiga Hari Penuh Kebersamaan, Tawa, dan Eksplor Talenta

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Senin, 15 Jun 2026 - 10:07 WIB

Muhammadiyah Gresik

SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan

Minggu, 14 Jun 2026 - 16:05 WIB