Awali Tahun Baru Dengan Berkarya Dan Berliterasi

- Editorial Team

Minggu, 1 Januari 2017 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Berbeda dengan kaula muda lainya yang menghabiskan waktu dengan hura-hura dan pesta kembang api di tahun baru, karang taruna pelangi Ngemboh justru melaksanakan kegiatan bertajuk Membaca, Menulis dan berkarya.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara tersebut berlangsung di halaman SDN Ngemboh Ujungpangkah Gresik. Minggu (1/1/2017)

 

Panitia menyediakan ratusan jenis buku dari berbagai pengarang untuk di baca oleh peserta. Seperti buku Dongeng, Islami, cerpen dan lain sebagainya.

 

Menurut penuturan ketua Pelaksana, Tan Amridzi, acara tersebut di gagas bertujuan untuk memberikan pilihan bagi masyarakat guna mengisi tahun baru dengan hal positif.

“Kami ingin mengubah kebiasaan pemuda hura-hura serta konvoi di jalan saat tahun baru dengan berkarya dan berliterasi” tuturnya.

Baca Juga :  400 Hijab Dari Hijaber

 

Tak hanya itu, peserta yang hobby melukis dan menggambar juga di berikan media menggambar sebuah kain sepanjang lima meter dan cat warna yang nantinya akan di gunakan untuk peserta menyuarakan ide kreatif lewat gambar.

 

“Disini kita bebas! bagi peserta minat melukis silakan melukis, hobby membaca silahkan membaca” ucap pria yang juga alumnus Ponpes Al-Ishlah Lamongan tersebut.

 

Dalam acara tersebut, ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak sampai remaja  berkumpul untuk saling bertukar pikiran dalam hal berkarya dan berliterasi.

 

Selain membaca dan berkarya, acara tersebut juga di barengi dengan talkshow serta diskusi ringan mengenai penulisan buku yang di hadiri oleh Yuro akira penulis lepas dari tuban.

Baca Juga :  Tumpeng Aneka Rasa Bisa Dicicipi Malam Ini

 

Dalam paparannya Alumnus Sastra dan Bahasa Indonesia Unirow Tuban tersebut mengungkapkan bahwa menjadi penulis pemula harus bisa menggali ide di sekitar kita. Ia juga berpesan bahwa publikasi karya itu penting.

“Jangan takut berkarnya, gali ide dari pengalaman sekitar sehari-hari dan mari kita publikasi” kata perempuan yang juga penyiar salah satu radio di tuban.

 

Ia juga mengungkapkan bahwa untuk menjadi penulis pemula harus giat membaca “tak akan bisa menjadi seorang penulis jika tidak giat membaca” lanjut perempuan berkacamata tersebut. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN
Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 22 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB