Sambari Gerah Dengan Pejabat Tukang Pungli

- Editorial Team

Selasa, 15 Mei 2012 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto meminta masyarakat Desa Sukoanyar Cerme untuk mengadukan aparat Pemerintah yang melakukan pungli dalam memberikan pelayanan. Permintaan Bupati ini disampaikan saat ajang sambungrasa yang dilaksanakan di desa Sukoanyar, Cerme (15/5).

Bupati mencontohkan beberapa haln katanyan”misalnya anda ke Puskesmas yang mestinya gratis anda masih ditarik bayar. Juga misalnya anda ikut tes menjadi perangkat yang mestinya gratis anda ditarik bayar.”Adukan saja jangan takut salah. Disini bebas, salahpun tidak apa-apa. Kami ingin tidak hanya masyarakat menengah keatas saja yang usul kepada kami” ujar Bupati dihadapan sekitar 500 orang undanga yang terdiri dari masyarakat 3 kecamatan Cerme, Benjeng dan Balongpanggang.

Baca Juga :  Penonton Konser New Pallapa di Ujungpangkah Meninggal

Bupati memuji 3 kecamatan ini karena sebagai lumbung padi di Gresik. Dari 3 kecamatan ini saja telah menghasilkan 130 ribu ton gabah pertahun atau sekitar 78 ribu ton beras. Untuk produksi padi Gresik mencapai 300 ribu ton gabah pertahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada kesempatan audiensi, Kades Sukoanyar yang diberi kesempatan pertama menyampaikan keluhan akan kesulitan air. Kami kekurangan air saat musim kemarau, untuk itu kami minta agar dibuatkan pintu air sekaligus embung. Mendat permintaan demikian Bupati minta pada kades Efendi untuk segera membuat proporsal. “Untuk pembuatan embung akan kami berikan apabila pihak desa menyiapkan lahannya.

Baca Juga :  Dana Kompensasi Pelebaran Jalan Manyar Cair

Beberapa kelompok tani juga minta kepada Bupati agar para penyuluh selalu mendampingi mulai dari tanam sampai menjual hasil. “Selama ini kami selalu menjadi permainan tengkulak saat panen”kata sokhib dari desa Dapet Balongpanggang. (Sdm)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB