APK Caleg Semrawut Panwas Dukun Bertindak

- Editorial Team

Rabu, 26 Maret 2014 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Panitia pengawas  pemilu(Panwaslu) Kecamatan, kasi trantip, Panitia pemilihan kecamatan(Ppk) Serta pengawas pemilu lapangan(ppl) Kecamatan Dukun melakukan penertiban alat peraga kampanye(APK)yang menyalahi aturan berupa baliho,spanduk,  dan banner ,Rabo(26/3).

Penertiban itu dilakukan sesuai regulasi pemilu terkait tata cara pemasangan alat peraga kampanye yang tidak semestinya. Ketua panwascam devisi pengawasan Robbah Khunaifi mengatakan,Penertiban APK sudah sesuai dengan UU NO 8 Tahun 2012 tentang pemilu DPR,DPD,DPRD Propinsi,DPRD Kabupaten Kota.Dan juga telah diatur dalam PKPU NO 15 Tahun 2013 atau perubahan dari PKPU N0 1 Tahun 2013 tentang pemasangan alat peraga kampanye dan dipertegas dari surat edaran KPU N0 664 terkait pemasangan APK.

Baca Juga :  Golkar Calonkan Sambari

“Peserta kampanye tidak boleh memasang APK di jalan bebas hambatan jalan protokol dan sarana publik lainya ” ujar Khunaifi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hari dilakukan penertiban mulai Desa Padang Bandung yang berbatasan dengan Kecamatan Bungah sampai Desa Karangcangkring yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan.

Baca Juga :  Ini Harga Hand sanitizer 55ml di 3 Marketplace Setelah Virus Corona Di Indonesia

Sementara itu anggota panwascam devisi penindakan Moh.Syafik Mengatakan,Penertiban kali ini untuk mengendentifikasi parpol atau caleg yang banyak melanggar aturan terkait pemasangan APK jadi,Kita rekomendasikan ke panwaskab agar ada   pembatalan tidak bisa ikut dalam pemilu legeslatif Tahun 2014.” ujarnya.

.Masih kata Syafik dalam operasi penertiban tersebut terkumpul alat peraga kampanye(APK) Caleg baik bentuk spanduk atau benner total 85. (Asf)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

komunitas

Gresik Bikin Film Latih Komunitas Sineas Garap Cerita Daerah

Senin, 2 Nov 2026 - 01:04 WIB

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB