Bupati Yani Ajak Pengusaha Di Kebomas Bantu Penanganan Kali Lamong

- Editorial Team

Kamis, 30 Desember 2021 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Kabupaten Gresik, Fandi Akhmad Yani Silaturahmi dan melakukan Sinkronisasi Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik dengan Perwakilan Perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas yang dilaksanakan di Hotel Front One, Gresik, Kamis (30/12),

Pertemuan dengan perwakilan perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas tersebut merupakan salah satu program Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik untuk melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong dengan menggandeng perusahaan-perusahaan di wilayah yang dilalui Kali Lamong.

Bupati Fandi Akhmad Yani tampak hadir didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Gresik Suyono, dan Camat Kebomas Miftachul Huda.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, menjelaskan bahwa pertemuan dengan perwakilan perusahaan ini bertujuan untuk mendorong perusahaan-perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membentuk paguyuban, serta mengajak perusahaan untuk mendukung program pemerintah daerah dalam bentuk CSR untuk penanganan banjir di Kali Lamong.

“Dengan jumlah perusahaan sebanyak 356 perusahaan yang berada di Kecamatan Kebomas, akan sangat membantu Kabupaten Gresik apabila kegiatan CSRnya dilakukan dalam bentuk normalisasi aliran Kali Lamong yang melintasi Kecamatan Kebomas,” pungkas Achmad Washil.

Baca Juga :  22 Bis Angkut Warga Urban Gresik Pulang Kampung

Dalam kesempatan ini, Bupati Yani menjelaskan bahwa banjir luapan Kali Lamong yang terjadi setiap tahunnya merupakan masalah yang belum teratasi sejak lama. Kali Lamong sendiri merupakan sungai yang melintasi beberapa kecamatan di Kabupaten Gresik, salah satunya adalah Kecamatan Kebomas yang mana dilewati Kali Lamong sepanjang kurang dari 9 Km.

“Banjir Kali Lamong yang setiap tahun terjadi di Kabupaten Gresik ini menimbulkan banyak kerugian bagi masyarakat, mulai dari gagal panen hingga rusaknya infrastruktur. Kerugian yang besar ini membuat penanganan banjir Kali Lamong menjadi kebijakan prioritas Pemerintah Kabupaten Gresik, maka dari itu kami menawarkan agar dana CSR di perusahaan dapat difokuskan untuk penanganan banjir Kali Lamong, alih-alih digunakan untuk kegiatan sosial ketika banjir,” ujar Bupati Yani

Oleh karenanya, Bupati Yani mengajak seluruh perusahaan yang berada di wilayah Kecamatan Kebomas untuk membuat satu Paguyuban yang menaungi perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas sebagai bentuk sinergitas dan kolaborasi untuk kemajuan Kabupaten Gresik.

“Kami melihat adanya peluang kebersamaan gotong royong antara perusahaan dan Pemerintah Daerah untuk mengatasi permasalahan di Kabupaten Gresik. Dengan membentuk paguyuban, kami mendorong adanya gotong royong untuk mencapai tujuan tidak hanya sosial namun juga menjalin silaturahmi antar perusahaan di wilayah Kecamatan Kebomas serta paguyuban dapat langsung bersinergi dengan pemerintah,” tambah Bupati Yani

Baca Juga :  DPRD Halmahera Selatan Kepincut Pilkades Serentak Di Gresik

Sebelumnya Pemerintah Kabupaten Gresik juga telah melaksanakan penanganan banjir Kali Lamong di berbagai kecamatan dengan menggandeng perusahaan wilayah tersebut. Pembebasan lahan di wilayah Kecamatan Cerme telah direalisasikan serta normalisasi di beberapa titik telah dilaksanakan dengan menggandeng perusahaan local. Pemerintah Kabupaten Gresik sendiri juga telah memfokuskan APBD untuk penanganan Banjir.

Berbagai upaya sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas PU maupun berkolaborasi bersama BBWS Bengawan Solo yang memiliki wewenang dalam penanganan Kali Lamong. Salah satu yang sudah dilakukan antara lain normalisasi Kali Lamong di wilayah Cerme. Efek yang nyata dirasakan setelah adanya normalisasi tersebut adalah makin berkurangnya wilayah yang terdampak banjir dan durasi banjir yang semakin menurun sehingga banjir bisa lekas surut. (His)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Jadi Tamu Perdana, IPM Spemdalas Disambut Hangat Pimpinan Pusat IPM

Rabu, 13 Mei 2026 - 08:36 WIB

Muhammadiyah Gresik

Pentingnya Digital Marketing untuk Pengembangan Sekolah Muhammadiyah

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:33 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kali Pertama Hadir di SD Almadany, MBG Bikin Para Siswa Gembira

Selasa, 12 Mei 2026 - 05:32 WIB